0 4 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kudus akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Kamis, 21 Mei 2026 di Aula Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kudus.

Agenda utama dalam musda tersebut yakni memilih dan menetapkan Ketua Dekopinda Kudus definitif periode 2026-2031.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dekopinda Kudus H. Ali Esmanto mengatakan, musda kali ini menjadi momentum regenerasi kepengurusan dalam tubuh gerakan koperasi di Kabupaten Kudus.

“Musda ini agenda utamanya memilih dan menetapkan Ketua Dekopinda Kudus definitif periode 2026-2031,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan ketua baru dilakukan, karena ketua sebelumnya sudah menjabat selama dua periode sehingga tidak dapat kembali mencalonkan diri sesuai ketentuan organisasi.

“Jadi setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir, pihak Dekopin melakukan penunjukan pelaksana tugas guna menyiapkan pelaksanaan musda. Kebetulan saya ditunjuk sebagai Plt Ketua Dekopinda Kudus,” kata dia, Selasa (19/5/2026).

Menurut Ali, tugas utama adalah menyelenggarakan musda sampai terbentuk ketua definitif.

Selain memilih ketua baru, forum musda juga akan membahas laporan kondisi organisasi dan penyusunan program kerja lima tahun ke depan untuk memperkuat gerakan koperasi di Kudus.

“Jadi nanti ada laporan organisasi dan juga perencanaan program serta kegiatan untuk mewujudkan koperasi yang lebih sehat dan maju,” ungkapnya.

Terkait mekanisme pemilihan ketua, Ali menyebut keputusan akan ditentukan dalam forum. Sistem pemilihan dapat dilakukan melalui musyawarah mufakat maupun voting jika terdapat lebih dari satu calon.

“Kalau calon lebih dari satu, ya bisa voting. Semua nanti diputuskan dalam forum musda,” ujarnya.

Saat ini, Dekopinda Kudus menaungi lebih dari 600 koperasi yang terdiri dari koperasi primer, koperasi sekunder hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Namun, dalam musda nanti hanya sekitar 100 peserta yang diundang sebagai perwakilan berbagai unsur koperasi.

“Ada perwakilan KDMP, koperasi primer, koperasi sekunder dan unsur lainnya. Kalau semuanya diundang terlalu banyak,” katanya.

Ali juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM yang telah memfasilitasi pelaksanaan musda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Kudus dan Dinas Koperasi yang telah mendukung pelaksanaan musda agar berjalan lancar, aman dan kondusif,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Dekopinwil Jawa Tengah Setia Budi Wibowo mengatakan pihaknya mendorong seluruh Dekopinda kabupaten/kota di Jawa Tengah segera melaksanakan musda.

“Di bulan-bulan ini kami memang memaksimalkan agar Dekopinda kabupaten/kota di Jawa Tengah segera menggelar musda,” katanya.

Menurut Bowo, keberadaan Dekopinda ke depan memiliki peran strategis untuk mendampingi koperasi lama maupun koperasi baru seperti KDMP agar memiliki kelembagaan yang kuat.

“Gerakan koperasi sekarang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah. Karena itu, Dekopinda harus bisa membantu penguatan kelembagaan koperasi yang sudah ada maupun koperasi baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, regenerasi kepengurusan juga dibutuhkan agar organisasi koperasi mampu mengikuti perkembangan zaman dan tantangan ekonomi ke depan.

“Kami berharap periode lima tahun ke depan ada penyegaran kepengurusan sehingga gerakan koperasi bisa semakin aktif, sehat dan berkembang,” tandasnya. (YM/YM)


Post Views: 82

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *