0 5 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Memasuki usia emas ke-50 tahun, RS ‘Aisyiyah Kudus menjadikan inovasi pelayanan kesehatan dan rencana pembangunan gedung rawat inap eksekutif tujuh lantai sebagai fokus utama pengembangan rumah sakit. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Resepsi Golden Milad ke-50 RS ‘Aisyiyah Kudus yang mengusung tema “Better RSAKu, Unlimited Innovation”, Rabu (1/7/2026). Acara tersebut dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, jajaran pimpinan Muhammadiyah-‘Aisyiyah, tenaga kesehatan, serta berbagai tamu undangan.

Direktur RS ‘Aisyiyah Kudus, dr. Indah Rosiana, mengatakan usia 50 tahun menjadi momentum penting bagi rumah sakit untuk terus berbenah di tengah pesatnya perkembangan dunia kesehatan. Menurutnya, inovasi harus terus dilakukan agar RS ‘Aisyiyah Kudus tetap menjadi pilihan masyarakat.

“Melalui semangat Better RSAKu, Unlimited Innovation, kami ingin menghadirkan pelayanan yang terus berkembang, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia maupun kualitas layanan. Harapannya, RS ‘Aisyiyah Kudus tidak hanya menjadi rumah sakit yang baik, tetapi menjadi yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pengembangan layanan, RS ‘Aisyiyah Kudus juga merencanakan pembangunan gedung rawat inap eksekutif setinggi tujuh lantai. Gedung tersebut akan dibangun di area tengah kompleks rumah sakit dan diproyeksikan menjadi solusi atas keterbatasan lahan sekaligus meningkatkan kapasitas tempat tidur pasien.

Indah menjelaskan, pembangunan gedung baru dilatarbelakangi berkurangnya kapasitas tempat tidur setelah diberlakukannya kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Jumlah tempat tidur yang sebelumnya mencapai 168 unit kini berkurang menjadi sekitar 145 unit karena penyesuaian standar ruang perawatan.

“Kami ingin menambah kapasitas tempat tidur karena kebutuhan pelayanan terus meningkat. Dalam beberapa waktu terakhir, pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat sering kali harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan ruang rawat inap karena kamar yang tersedia sudah penuh,” jelasnya.

Selain penambahan ruang perawatan, rumah sakit juga terus memperkuat layanan medis dengan menghadirkan sejumlah dokter spesialis baru, di antaranya spesialis jantung, dokter gigi spesialis, dokter paru, dokter urologi, hingga dokter subspesialis anak. Pembaruan tersebut diharapkan semakin melengkapi pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurut Indah, konsep gedung eksekutif juga dirancang mengikuti kebutuhan masyarakat masa kini. Selain menghadirkan fasilitas yang lebih modern dan nyaman, rumah sakit ingin mengubah citra sebagai rumah sakit yang dekat dengan seluruh kalangan, termasuk generasi muda.

“Kami ingin menghadirkan suasana rumah sakit yang lebih kekinian sehingga masyarakat dari berbagai usia merasa nyaman berobat di RS ‘Aisyiyah Kudus. Karena itu, selain meningkatkan fasilitas, kami juga terus melakukan berbagai inovasi pelayanan,” katanya.

Ia menambahkan, peringatan Golden Milad bukan sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang rumah sakit dalam melayani masyarakat. Selama lima dekade, RS ‘Aisyiyah Kudus terus berupaya memberikan manfaat melalui pelayanan kesehatan maupun kegiatan sosial.

Salah satu kegiatan yang digelar dalam rangkaian Golden Milad adalah donor darah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian rumah sakit terhadap kebutuhan stok darah sekaligus mengajak masyarakat menumbuhkan budaya berbagi kepada sesama.

“Semoga semangat pengabdian ini terus menjadi bagian dari perjalanan RS ‘Aisyiyah Kudus sehingga keberadaan rumah sakit benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas kontribusi RS ‘Aisyiyah Kudus yang selama setengah abad telah menjadi salah satu mitra pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit swasta memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Kudus. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh fasilitas kesehatan harus terus ditingkatkan.

“Selamat Golden Milad ke-50 RS ‘Aisyiyah Kudus. Semoga rumah sakit ini terus berkembang, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melengkapi sarana dan prasarana medis, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas,” ujar Sam’ani.

Ia juga berharap pembangunan gedung baru dapat memperluas kapasitas pelayanan sehingga masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan nyaman. Selain itu, seluruh rumah sakit di Kabupaten Kudus diharapkan terus berkompetisi secara sehat dalam meningkatkan mutu pelayanan.

“Persaingan yang sehat akan mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Pada akhirnya, masyarakatlah yang akan merasakan manfaatnya melalui layanan kesehatan yang semakin baik,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 43

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *