0 3 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Korps Sukarela (KSR) Unit Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) tidak hanya menggelar aksi donor darah secara rutin, tetapi juga memperkuat kesadaran kemanusiaan melalui edukasi kesehatan.

Upaya tersebut diwujudkan lewat seminar kesehatan hingga kampanye donor darah yang menyasar civitas academica dan masyarakat umum.

Komitmen itu berlanjut dengan pelaksanaan aksi donor darah yang berlangsung di Ruang Serbaguna 1 UMKU, Selasa (23/6/2026).

Puluhan peserta dari kalangan mahasiswa dan sivitas akademika tampak antusias mendonorkan darahnya dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus.

Ketua KSR Unit UMKU, Khaira Meivy Davisa, mengatakan kegiatan donor darah rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali di lingkungan Kampus 1 UMKU.

Pada pelaksanaan kali ini, pihaknya menargetkan sebanyak 50 pendonor.

Melalui aksi donor darah, kami membantu memenuhi serta menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kudus, sekaligus memfasilitasi masyarakat yang ingin berkontribusi nyata dalam menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak delapan petugas PMI Kudus diterjunkan untuk membantu proses pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah para pendonor.

Khaira menjelaskan, calon pendonor wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berusia 17-60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, dalam kondisi sehat, tidak sedang mengonsumsi obat tertentu, serta memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum donor.

Sebelum pengambilan darah, seluruh calon pendonor harus melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi tubuhnya siap mendonorkan darah,” katanya.

Selain menggelar donor darah rutin, KSR UMKU juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya donor darah melalui video ajakan, pamflet, dan seminar kesehatan.

Sebelumnya, KSR UMKU bersama PMI Kabupaten Kudus telah mengadakan Seminar Kesehatan tentang Donor Darah pada Jumat (19/6/2026) di Ruang Serbaguna 1 UMKU. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta.

Melalui seminar, harapan kami tingkat partisipasi donor darah bisa meningkat. Sebab melalui satu aksi kemanusiaan tersebut, banyak nyawa bisa terselamatkan,” ujar Khaira.

Ia menambahkan, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor.

Beberapa manfaatnya antara lain merangsang pembentukan sel darah merah baru, membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, memantau kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor, hingga memberikan manfaat psikologis karena dapat membantu sesama. (YM/YM)


Post Views: 36

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *