Kudus, Liputan7.Net – Juara bertahan All-Stars Kudus kembali menunjukkan mental juara di ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026. Dalam duel semifinal yang berlangsung sengit di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (27/6), tim tuan rumah sukses menumbangkan All-Stars Surabaya dengan skor 2-1 dan memastikan tiket ke partai final.
Kemenangan tersebut mengantarkan All-Stars Kudus menghadapi All-Stars Jakarta pada laga puncak yang digelar Minggu (28/6). Jakarta lebih dulu mengamankan tempat di final setelah mengalahkan All-Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 pada semifinal lainnya.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, laga Kudus kontra Surabaya berlangsung dengan tempo tinggi. Berstatus sebagai tim yang tampil sempurna sepanjang fase penyisihan tanpa sekalipun kalah maupun kebobolan, All-Stars Kudus justru mendapat perlawanan paling berat dari wakil Surabaya. Pressing ketat dan skema pertahanan tinggi yang diterapkan Surabaya membuat para gelandang Kudus kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga.
Meski sempat tertekan, All-Stars Kudus mampu memecah kebuntuan pada menit ke-17. Renanthera Aluna Addya Putri berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa timnya unggul 1-0. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit setelah Agnia Nurul Fadhila Rohman mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok pada menit ke-21. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Kudus langsung tampil menekan. Baru kurang dari satu menit setelah laga kembali dimulai, Rara Zenita Fatin sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Surabaya dan membawa Kudus kembali unggul menjadi 2-1. Gol cepat itu meningkatkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah.
Surabaya yang kembali tertinggal berusaha mengejar lewat umpan-umpan panjang dan kombinasi bola pendek dari sisi lapangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk melalui Anindita Nadia Lesmana yang sontekannya hanya melambung tipis di atas mistar gawang Kudus. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan dan memastikan langkah All-Stars Kudus ke partai final.
Pelatih Kepala All-Stars Kudus, Yayat Hidayat, mengatakan Surabaya tampil sangat disiplin dan mampu menyulitkan timnya, terutama pada babak pertama.
“Di babak pertama anak-anak tidak sadar kalau mereka terlalu turun ke belakang, sehingga lini tengah Surabaya terlalu leluasa. Di babak kedua saya menginstruksikan lini tengah lebih berani maju dan jangan sampai kita didikte lawan. Selain itu kami memakai dua striker agar lini belakang mereka tidak leluasa memainkan bola. Akhirnya lini tengah bisa kembali kami kuasai,” ujarnya.
Menghadapi final, Yayat mengaku optimistis timnya mampu mempertahankan gelar juara meski harus menghadapi lawan yang belum pernah mereka temui sepanjang turnamen.
“Final tahun ini cukup menantang karena kita belum pernah bertemu Jakarta. Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan juara. Kita sudah tahu seperti apa All-Stars Jakarta bermain dan beberapa pemain kuncinya. Saya berharap pertandingan final nanti menjadi tontonan yang menarik,” katanya.
Optimisme serupa disampaikan pencetak gol pembuka Kudus, Renanthera Aluna Addya Putri. Pemain bernomor punggung tiga itu yakin timnya masih mampu meningkatkan performa pada laga final.
“Saya harap besok kami bisa tampil lebih maksimal lagi dan All-Stars Kudus bisa juara,” ujarnya.
Sementara itu, pada pertandingan semifinal lainnya, All-Stars Jakarta memastikan tiket final usai mengalahkan All-Stars Yogyakarta dengan skor 1-0. Jakarta tampil dominan sejak awal laga dengan penguasaan bola lebih baik, namun rapatnya pertahanan Yogyakarta membuat berbagai peluang belum membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua, tepatnya menit ke-30. Berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan kapten Jakarta, Andien Haifa Syakira, lini pertahanan Yogyakarta melakukan kesalahan antisipasi hingga bola justru masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta sekaligus mengantarkan All-Stars Jakarta ke partai final. Meski Yogyakarta berupaya membalas melalui serangan balik cepat, disiplin pertahanan Jakarta membuat skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Partai final MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 akan berlangsung pada Minggu (28/6) pukul 14.00 WIB di Supersoccer Arena. Sebelum laga puncak, pertandingan perebutan tempat ketiga akan mempertemukan All-Stars Yogyakarta melawan All-Stars Surabaya mulai pukul 09.00 WIB. (YM/YM)
Post Views: 37
