0 3 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Ragam kuliner khas menjadi daya tarik utama dalam Kirab Buka Luwur Mbah Kyai Ponco yang digelar di Dukuh Jetak Kembang, Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Minggu (28/6/2026). Melalui kirab tersebut, masyarakat tidak hanya melestarikan tradisi keagamaan, tetapi juga memperkenalkan potensi Jetak Kembang sebagai salah satu sentra kuliner khas Kudus.

Ketua Buka Luwur Mbah Kyai Ponco, Nawawi, mengatakan kirab kuliner telah menjadi bagian penting dalam rangkaian Buka Luwur. Kegiatan itu dirancang sebagai media untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus menjaga warisan kuliner yang telah berkembang di lingkungan Jetak Kembang.

“Kirab Buka Luwur ini menjadi sarana mempersatukan warga Jetak Kembang melalui semangat nguri-uri kuliner khas daerah. Selama ini Jetak Kembang dikenal sebagai sentra masakan khas Kudus, sehingga potensi tersebut perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap kelompok peserta diberikan kesempatan menampilkan gunungan berisi aneka kuliner yang dipadukan dengan dekorasi, seni, dan kreativitas masing-masing. Dengan konsep tersebut, kirab tidak hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga sarana promosi produk kuliner lokal.

“Kami berharap kirab kuliner ini mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kekhasan masakan Jetak Kembang dengan kemasan yang kreatif. Semoga tradisi ini semakin dikenal dan mampu menarik minat masyarakat terhadap kuliner khas Kudus,” katanya.

Pada pelaksanaan tahun ini, kirab diikuti sembilan peserta yang menampilkan total 11 gunungan serta satu miniatur. Rombongan diawali dengan pembawa banner utama yang diiringi Kepala Desa, para Ketua RT, RW, serta tokoh masyarakat, kemudian dilanjutkan penampilan marching band yang menambah semarak suasana.

Selanjutnya, peserta kirab berasal dari berbagai RT dan organisasi masyarakat di Jetak Kembang. RT 5/RW 4 menampilkan dua gunungan, IRMAS satu gunungan, RT 4/RW 5 satu gunungan, RT 3/RW 6 satu gunungan, RT 2/RW 6 mengikuti kirab tanpa gunungan, RT 1/RW 6 bersama GEMA Ash-Sholihin membawa dua gunungan, RT 2/RW 4 bersama CPC dan Karang Taruna Sunggingan menghadirkan dua gunungan, RT 2/RW 5 menampilkan satu gunungan, sedangkan PADAJAKA membawa satu gunungan dan satu miniatur.

Kemeriahan kirab semakin lengkap dengan penampilan kesenian Reog dari PADAJAKA yang digelar di halaman RA Roudlatush Sholihin setelah seluruh peserta mencapai garis akhir. Atraksi tersebut menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus menutup rangkaian Kirab Kuliner Buka Luwur Mbah Kyai Ponco yang berlangsung meriah.

Melalui penyelenggaraan kirab ini, panitia berharap tradisi Buka Luwur Mbah Kyai Ponco tidak hanya menjadi agenda pelestarian nilai-nilai budaya dan religi, tetapi juga mampu memperkuat identitas Jetak Kembang sebagai kawasan yang memiliki kekayaan kuliner khas Kabupaten Kudus. (AS/YM)


Post Views: 58

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *