KUDUS, ISKNEWS.com – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan seragam beserta berbagai perlengkapan sekolah di Kabupaten Kudus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut mulai terlihat sejak Juni dan mencapai puncaknya pada Juli, seiring orang tua menyiapkan kebutuhan sekolah anak-anak mereka.
Pemilik toko perlengkapan sekolah di Jalan Jendral Sudirman, depan SMP 2 Kudus, Dedy Wijayanto, mengatakan momentum tahun ajaran baru selalu menjadi periode yang paling ramai setiap tahunnya. Peningkatan penjualan terjadi karena masyarakat mulai berburu seragam dan perlengkapan sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Biasanya setiap Juni hingga Juli memang ada kenaikan penjualan, prosentase nya hampir 70 persen dibanding hari-hari biasa. Masyarakat mulai membeli kebutuhan sekolah untuk persiapan masuk tahun ajaran baru,” ujarnya saat ditemui, Selasa (14/7/2026).
Menurut Dedy, produk yang paling banyak dicari saat ini adalah seragam OSIS untuk siswa baru, terutama jenjang sekolah dasar. Sementara itu, seragam dan perlengkapan Pramuka biasanya mulai banyak dibeli setelah sekolah berjalan karena belum langsung digunakan pada awal masuk sekolah.
Selain seragam, tokonya juga menyediakan berbagai perlengkapan seperti topi, sabuk, dasi, badge, hingga atribut sekolah lainnya. Ia juga melayani pemesanan kolektif dari sejumlah sekolah, khususnya untuk perlengkapan yang dipesan melalui sistem pre-order (PO).
Di tengah meningkatnya permintaan, Dedy mengungkapkan harga jual produk tetap dipertahankan meski biaya bahan dan pengadaan barang mengalami kenaikan. Menurutnya, persaingan dengan penjual di platform daring membuat pelaku usaha harus menjaga harga tetap kompetitif.
“Harga tidak kami naikkan karena sekarang persaingan dengan toko online cukup ketat. Akhirnya kami memilih menekan margin keuntungan agar pelanggan tetap membeli di toko kami,” jelasnya.
Untuk menyesuaikan perkembangan pasar, tokonya juga melayani pemesanan secara daring melalui WhatsApp. Pelanggan di wilayah Kudus dapat memanfaatkan layanan kurir instan, sedangkan pesanan dari luar daerah dikirim menggunakan jasa ekspedisi.
Dedy menambahkan, selain melayani pembeli langsung, tokonya juga memasok perlengkapan kepada sejumlah pedagang kembali atau reseller. Menurutnya, permintaan perlengkapan Pramuka diperkirakan akan kembali meningkat menjelang berbagai kegiatan sekolah dan peringatan Hari Pramuka pada Agustus mendatang.
Meski penjualan selama musim tahun ajaran baru mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding hari biasa, Dedy menilai secara keseluruhan volumenya masih relatif setara dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Namun, lanjut Dedy, momen ini tetap menjadi andalan pedagang untuk mendongkrak omzet di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. (AS/YM)
Post Views: 50
