0 3 min 1 yr

Kudus, Liputan7.Net – Forum Silaturahmi Ikatan Alumni Banat NU (Forsikabanu) Kabupaten Kudus menggelar acara halalbihalal dan silaturahmi akbar lintas angkatan di Gedung JHK Kudus, Kamis (24/4/2025). Ribuan alumni dari angkatan 1982 hingga 2024 hadir dalam kegiatan yang menghadirkan pendakwah kondang KH Anwar Zahid.

Dalam tausiahnya, KH Anwar Zahid atau yang akrab disapa Abah Anza, mengangkat tema mengenai peran dan kedudukan perempuan dalam sejarah peradaban manusia. Ia memaparkan bagaimana perempuan di masa jahiliah kerap mengalami perlakuan tidak manusiawi, bahkan dianggap sebagai objek yang bisa diwariskan atau dijadikan taruhan.

“Zaman dahulu perempuan sangat direndahkan. Bahkan bisa dijual di pasar atau dijadikan taruhan. Tapi Islam datang membawa perubahan besar, mengangkat derajat perempuan setinggi-tingginya,” tutur KH Anwar Zahid di hadapan ribuan jamaah.

Ia menegaskan bahwa dalam Islam, perempuan memiliki posisi yang sangat mulia, salah satunya tergambar dalam sabda Rasulullah SAW bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu.

Selain menyoroti sejarah, KH Anwar Zahid juga menyampaikan pandangannya tentang peran perempuan di era modern. Ia menilai perempuan saat ini memiliki kekuatan luar biasa, dengan peran yang sangat penting baik di ranah domestik maupun publik.

“Perempuan sekarang bisa bekerja tanpa batas waktu. Bahkan sejak matahari terbit sampai mata suami terpejam. Ini menunjukkan betapa hebatnya perempuan zaman sekarang,” ujarnya.

KH Anwar juga memberikan gambaran tentang perbedaan kondisi rumah jika ditinggal oleh istri atau suami. Menurutnya, rumah yang ditinggal istri sebentar saja bisa terlihat seperti kandang sapi karena tak ada yang merawat.

Pengurus Pusat Forsikabanu Siti Nafisatun menjelaskan bahwa kegiatan halalbihalal akbar ini bertujuan mempererat ukhuah antar alumni Banat NU Kudus lintas generasi.

“Kami ingin momen ini menjadi ajang silaturahmi yang menyatukan semua angkatan. Mulai dari lulusan tahun 1982 hingga 2024,” terangnya.

Selain tausiah dan silaturahmi, lanjut Nafisatun, acara ini juga dimeriahkan dengan bazar UMKM dari para alumni. Setiap stan dikelola oleh perwakilan angkatan yang berbeda, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi antar alumni.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari alumni MTs dan MA NU Banat Kudus. Beasiswa berupa uang tunai itu diberikan sebagai bentuk motivasi untuk terus meraih prestasi.

“Selain beasiswa, hari ini juga ada penyerahan infak dari alumni untuk yayasan pendidikan Banat. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi amal jariyah,” pungkas Nafisatun

Acara ini menjadi momen spesial yang sarat makna, tak hanya mempererat silaturahmi antar alumni, tetapi juga menginspirasi untuk terus berkontribusi bagi pendidikan dan pemberdayaan perempuan. (AS/YM)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *