KUDUS, Liputan7.Net – Pendapa Kabupaten Kudus dipenuhi 1000 lebih aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Jumat (7/8/2026). Di antara beragam perlombaan yang digelar, pertandingan sepak bola sarungan antara tim Bupati Kudus dan tim Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi atraksi yang paling menyita perhatian peserta.
Sejak pukul 07.00 WIB, para ASN mulai berdatangan mengenakan pakaian bernuansa merah putih. Suasana semakin semarak dengan iringan drum, terompet, serta yel-yel dari para pendukung. Tak sedikit peserta maupun suporter yang tampil mengenakan kostum unik untuk memberikan semangat kepada tim yang didukung.
Sorotan utama tertuju pada laga sepak bola menggunakan sarung yang mempertemukan tim Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama sejumlah kepala OPD melawan tim yang dipimpin Sekda Kudus. Pertandingan berdurasi dua babak, masing-masing lima menit, berlangsung penuh gelak tawa karena tingkah para pemain yang harus menjaga keseimbangan saat mengenakan sarung.
Meski hanya bertajuk fun game, kedua tim tetap tampil penuh semangat dan berusaha mencetak gol. Tim Sekda akhirnya berhasil unggul melalui satu gol yang tercipta pada babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai sekaligus memastikan kemenangan tim Sekda.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, seluruh perlombaan dalam peringatan HUT RI tahun ini sengaja dikemas secara sederhana mengikuti kebijakan efisiensi anggaran. Namun, menurutnya, kesederhanaan tersebut tidak mengurangi makna kebersamaan yang ingin dibangun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.
“Yang penting happy. Kegiatan ini untuk memberikan semangat kepada ASN di lingkungan Pemkab Kudus agar semakin kompak, bahagia, membahagiakan rakyat, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sam’ani menilai kegiatan di luar rutinitas pekerjaan mampu mempererat hubungan antarsesama ASN. Dengan komunikasi yang semakin baik, ia optimistis koordinasi dalam menjalankan pemerintahan juga akan semakin solid.
“Pemerintah tentu masih memiliki banyak kekurangan. Tetapi dengan kekompakan, persatuan, dan saling pengertian, kami optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam mewujudkan masyarakat Kudus yang sejahtera,” katanya.
Meski harus menerima kekalahan dari tim Sekda, Sam’ani mengaku menikmati jalannya pertandingan. Baginya, kemenangan bukan menjadi tujuan utama, melainkan kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.
“Saya tadi ikut main sepak bola pakai sarung, kalah satu kosong. Tidak apa-apa, yang penting senang dan bersyukur. Semangat perjuangan para pahlawan kemerdekaan harus terus kita lanjutkan dengan membangun Indonesia dan Kabupaten Kudus,” ungkapnya.
Ia berharap semangat persatuan yang tercipta dalam perlombaan tersebut terus terbawa ke lingkungan kerja. Dengan begitu, kekompakan ASN diharapkan semakin kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton menyebut rangkaian lomba menjadi media untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar-OPD. Ia pun ikut merasakan kemeriahan dengan berpartisipasi dalam lomba pukul paku.
“Pagi ini kami mengadakan lomba dalam rangka HUT ke-81 RI. Tujuannya untuk silaturahmi agar teman-teman antar-OPD semakin kompak. Saya tadi ikut lomba pukul paku, seru sekali,” tuturnya.
Bellinda juga mengapresiasi kreativitas para suporter yang memeriahkan kegiatan dengan berbagai atribut dan kostum menarik. Penampilan mereka bahkan menjadi salah satu kategori yang dinilai, dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris turut bertugas sebagai dewan juri.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus Tulus Tri Yatmika menjelaskan, seluruh perlombaan dipusatkan di Pendapa Kabupaten Kudus agar pelaksanaannya lebih efektif. Selain sepak bola sarungan dan lomba pukul paku, panitia juga menggelar balap bakiak, memindahkan kaleng secara beregu, mengisi botol menggunakan corong dengan mata yang ditutup sebagian, hingga lomba kreativitas suporter.
“Kegiatan dipusatkan di satu lokasi dengan pelaksanaan bergantian agar lebih efektif. Yang terlibat sekitar 1000 lebih ASN, kecuali pegawai yang tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, semangat gotong royong, dan kekompakan seluruh ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AS/YM)
Post Views: 32
