KUDUS, Liputan7.Net – Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendorong insan pers tetap menjaga profesionalisme agar media arus utama menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar dan terpercaya.
Hal tersebut disampaikan Sam’ani saat bersama Wakil Bupati Kudus Belinda Putri Sabrina Birton, Sekda Kudus, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) mengunjungi Sekretariat IJTI Korda Muria Raya, Senin (10/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). Dalam kesempatan itu, jajaran Pemkab Kudus turut membawa nasi tumpeng sebagai bentuk apresiasi terhadap perjalanan IJTI selama 28 tahun.
Sam’ani menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada IJTI sekaligus mengapresiasi kontribusi para jurnalis dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
Menurutnya, semakin luasnya penggunaan media sosial membuat masyarakat dihadapkan pada berbagai macam informasi. Kondisi itu menjadi tantangan bagi jurnalis untuk menghadirkan berita yang telah melalui proses verifikasi dan memiliki dasar yang jelas.
“Selamat ulang tahun. Beyond Journalism tentunya menjadi semangat untuk menjadi jurnalis yang positif, membangun kesan positif kepada masyarakat. Maraknya media sosial menjadi tantangan bagaimana memberikan informasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Sam’ani.
Ia menilai IJTI selama ini telah menjadi salah satu mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan kritik dan masukan terhadap kebijakan pemerintah.
Sam’ani berharap komunikasi serta kerja sama antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus diperkuat. Menurutnya, kritik dari media diperlukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Kami berterima kasih karena IJTI menjadi mitra penting dan strategis dalam mengawal visi dan misi Kabupaten Kudus. Kalau ada yang kurang berkenan, selalu dikoreksi, dikawal dan diberikan masukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Sam’ani juga menyoroti kondisi Sekretariat IJTI Korda Muria Raya yang masih membutuhkan pembenahan. Ia menyatakan pemerintah daerah akan memperhatikan kebutuhan perbaikan kantor tersebut.
“Kantornya akan kami perbaiki. Tidak hanya dekat, tetapi hati kami juga dekat dengan panjenengan semuanya,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kudus Belinda Putri Sabrina Birton turut mengucapkan selamat atas bertambahnya usia IJTI. Ia berharap organisasi tersebut semakin berkembang dan mampu mempertahankan komitmennya dalam menyajikan informasi yang bermanfaat bagi publik.
“Selamat ulang tahun IJTI ke-28. Intinya memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. Semoga ke depan semakin maju dan berkomitmen menginformasikan berita-berita secara faktual,” bebernya.
Ketua IJTI Korda Muria Raya Ihwan Miftahudin mengatakan media arus utama masih memiliki posisi penting di tengah derasnya konten yang muncul di media sosial.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan media yang dapat melakukan verifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar sehingga kebenaran sebuah informasi dapat diketahui sebelum disebarluaskan lebih luas.
“Media mainstream masih dipercaya masyarakat untuk cleaning atau mencari kebenaran informasi, termasuk salah satunya industri televisi,” jelas Ihwan.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi industri televisi saat ini cukup besar. Salah satunya ditandai dengan adanya pengurangan tenaga kerja di sejumlah perusahaan media.
Meski demikian, menurut Ihwan, jurnalis di daerah tetap mempunyai peran penting karena berada di garis depan dalam menyampaikan berbagai informasi yang terjadi di tengah masyarakat.
“Ketika bergabung di IJTI, setidaknya kami masih diakui sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi di media masing-masing,” ujarnya.
Ihwan menjelaskan, IJTI Korda Muria Raya saat ini menaungi jurnalis yang berasal dari tujuh kabupaten, meliputi Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, dan Demak.
Selama perjalanan organisasi yang memasuki usia 28 tahun, peningkatan kompetensi dan profesionalisme jurnalis menjadi salah satu perhatian utama. Saat ini, sekitar 75 persen anggota IJTI Muria Raya telah mengikuti dan dinyatakan lulus Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang diselenggarakan Dewan Pers.
“Ini bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas. Kami mewajibkan anggota mengikuti uji kompetensi,” tegasnya.
Ia berharap momentum HUT ke-28 dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota IJTI Korda Muria Raya untuk semakin solid dan konsisten menghadirkan pemberitaan yang berkualitas, berimbang, serta memiliki nilai positif bagi masyarakat.
“Semoga di usia 28 tahun ini kami bisa terus eksis menyebarkan informasi positif yang berkualitas dan berintegritas untuk kemajuan Kabupaten Kudus ke depan,” pungkasnya. (AS/YM)
Post Views: 10
