Kudus, Liputan7.Net – Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Kudus kembali disambut antusias oleh para perantau.
Ratusan warga tiba di kampung halaman setelah menempuh perjalanan dari Jakarta menggunakan sembilan armada bus yang disediakan pemerintah.
Kedatangan para pemudik berlangsung di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (16/3/2026) malam.
Total penumpang mencapai ratusan orang yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, didominasi pekerja informal seperti buruh lepas, asisten rumah tangga (ART), hingga pedagang kecil.
Tingginya minat masyarakat terhadap program ini sejalan dengan meningkatnya jumlah armada yang disiapkan pemerintah daerah. Pada 2026, Pemkab Kudus menyediakan belasan bus untuk melayani arus mudik gratis sebagai respons atas tingginya animo warga di perantauan.
Secara keseluruhan, total armada mudik gratis tahun ini mencapai 16 unit bus, terdiri dari 14 bus yang difasilitasi Pemkab Kudus dan dua bus bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Selain membantu meringankan beban ekonomi, program ini juga menjadi solusi transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk pulang kampung saat Lebaran. Seluruh peserta telah melalui proses verifikasi untuk memastikan fasilitas tepat sasaran, yakni bagi warga Kudus yang benar-benar membutuhkan.
Para pemudik mengaku terbantu dengan adanya program ini. Selain menghemat biaya perjalanan yang biasanya mencapai ratusan ribu rupiah, mereka juga dapat pulang bersama rombongan dengan rasa aman dan lebih terorganisir.
Pemerintah Kabupaten Kudus juga menyiapkan fasilitas arus balik bagi para pemudik.
Sebanyak dua bus disediakan untuk mengantar kembali warga Kudus menuju wilayah Jabodetabek setelah libur Lebaran usai.
Pemerintah daerah berharap program mudik gratis ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga di masa mendatang.
Dengan begitu, tradisi pulang kampung saat Hari Raya Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala biaya maupun akses transportasi. (YM/YM)
Post Views: 20
