0 3 min 7 mths

Kudus, Liputan7.Net – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus diserbu warga. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Dispertan Kudus pada Jumat (6/3/2026) itu dimanfaatkan masyarakat untuk berburu berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan untuk membeli berbagai komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut. Antara lain beras Gapoktan, beras SPHP, minyak goreng Minyak Kita, gula pasir, telur, hingga aneka cabai, bawang, dan sayuran. Selain itu juga tersedia berbagai produk UMKM serta beras zakat kemasan 2,7 kilogram.

Kepala Dispertan Kudus, Didik Tri Prasetyo, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Ia menjelaskan, kegiatan GPM dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pada pekan kedua setiap bulan. Namun, untuk kali ini digelar pada pekan pertama, karena bertepatan dengan akan datangnya Lebaran, program ini diharapkan bisa membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Melalui kegiatan ini masyarakat bisa membeli bahan pangan dengan harga di bawah pasar. Harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya. Sejumlah produk olahan dan makanan dari pelaku UMKM turut dijajakan dalam kegiatan tersebut.

Salah satu warga Desa Jepangpakis, Ana, mengaku senang bisa berbelanja kebutuhan pokok di Gerakan Pangan Murah tersebut. Menurutnya, selain harga yang lebih murah dibandingkan pasar, lokasi kegiatan juga cukup dekat dari rumahnya.

“Senang bisa belanja di sini, harganya lebih murah dari pasar dan tempatnya juga dekat dari rumah,” katanya.

Hal serupa disampaikan Yanto, warga Kecamatan Jati. Ia mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli beberapa kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama ketika harga kebutuhan pokok mulai naik menjelang hari raya. Ia berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat terus digelar secara rutin agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. (AS/YM)


Post Views: 12



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *