0 4 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Wana Wisata Pijar Park di lereng Gunung Muria kembali menjadi pilihan tokoh agama nasional KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq untuk melepas penat di sela padatnya aktivitas dakwah. Di tengah momentum libur sekolah 2026 yang membuat kawasan wisata tersebut dipadati pengunjung, Gus Muwafiq kembali menyempatkan diri menginap dan menikmati suasana tenang yang menjadi ciri khas Pijar Park.

Hamparan hutan pinus, udara sejuk pegunungan, serta suasana alam yang asri menjadi daya tarik utama destinasi wisata di Kabupaten Kudus tersebut. Tak hanya menawarkan wahana rekreasi, Pijar Park juga menghadirkan pengalaman beristirahat di tengah alam yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Owner Wana Wisata Pijar Park, Yusuf, mengaku bersyukur atas kembali hadirnya Gus Muwafiq di kawasan wisata yang dikelolanya.

“Alhamdulillah, kiai kondang Gus Muwafiq berkenan mampir ke Pijar Park di sela-sela kegiatan rutin Pondok Pesantren Minggir ziarah ke makam Wali Songo. Beliau sudah tiga kali ke Pijar Park semenjak tempat ini berdiri,” ujar Yusuf.

Menurutnya, kunjungan Gus Muwafiq dilakukan di sela agenda mendampingi santri Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tengah melaksanakan rangkaian ziarah ke makam Wali Songo.

Yusuf menilai, kehadiran Gus Muwafiq untuk ketiga kalinya menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa suasana yang ditawarkan Pijar Park mampu memberikan kenyamanan bagi siapa saja, termasuk tokoh agama yang memiliki aktivitas padat.

“Beliau kembali datang karena memang suasana di sini tenang dan nyaman. Kami bersyukur Pijar Park bisa menjadi tempat beristirahat sekaligus menikmati keindahan alam,” katanya.

Berbeda dengan penginapan di kawasan perkotaan, resort Pijar Park mengusung konsep menyatu dengan alam. Pepohonan pinus yang menjulang, udara pegunungan yang sejuk, hingga suara alam pada malam hari menjadi pengalaman yang banyak dicari wisatawan.

Saat pagi hari, pengunjung dapat menikmati sinar matahari yang menembus sela-sela pepohonan, sementara sore hingga malam menghadirkan suasana syahdu dengan kabut tipis dan semilir angin khas lereng Gunung Muria.

Pengelola Pijar Park, Pujiharto, mengatakan pihaknya terus mengembangkan konsep wisata berbasis pengalaman (experience tourism), sehingga pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati wahana, tetapi juga merasakan suasana alam yang menenangkan.

Selain menginap di resort, wisatawan juga dapat menikmati berbagai fasilitas seperti taman tematik, water park, hingga wahana jeep adventure yang menyusuri kawasan lereng Gunung Muria.

“Konsep kami adalah memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung. Mereka bisa menikmati alam, beraktivitas bersama keluarga, sekaligus mendapatkan ketenangan yang sulit ditemukan di perkotaan,” jelas Pujiharto.

Memasuki musim libur sekolah 2026, tingkat hunian resort di Pijar Park tercatat mencapai sekitar 80 persen. Wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Kudus dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Semarang, Solo, hingga Jakarta.

Kunjungan Gus Muwafiq menjadi salah satu bukti bahwa Pijar Park kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai tempat staycation yang menawarkan ketenangan dan kenyamanan bagi siapa saja yang ingin melepas penat di tengah sejuknya lereng Gunung Muria. (AS/YM)


Post Views: 44

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *