KUDUS, Liputan7.Net – Target empat medali emas membuat Tim Gulat Kabupaten Kudus tak punya banyak waktu untuk bersantai. Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, sebanyak 14 pegulat terus menggenjot persiapan dengan menjalani latihan hingga enam kali dalam sepekan.
Dengan waktu pertandingan yang semakin dekat, program latihan kini difokuskan untuk mematangkan teknik, meningkatkan daya tahan, serta mengoptimalkan kondisi fisik para atlet agar siap menghadapi persaingan di arena Porprov Jateng.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Kudus, Suhartono, yang juga merangkap sebagai pelatih, mengatakan persiapan tim saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Persiapan kami kira-kira sudah 80 persen. Tinggal memaksimalkan dua bulan terakhir sebelum pertandingan,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Suhartono, peningkatan intensitas latihan telah dilakukan sejak awal Agustus. Para atlet hanya mendapat satu hari libur dalam sepekan, sementara enam hari lainnya digunakan untuk menjalani program latihan yang telah disusun tim pelatih.
Latihan tersebut tidak hanya berpusat pada penguasaan teknik di atas matras. Para pegulat juga digembleng melalui latihan fisik, peningkatan endurance atau daya tahan, hingga latihan beban untuk menunjang performa saat bertanding.
“Program besarnya meliputi teknik di matras, latihan fisik dan endurance, serta latihan beban,” katanya.
Sebanyak 14 atlet Gulat Kudus dipersiapkan untuk turun dalam tiga gaya pertandingan, yakni Greco-Roman putra, gaya bebas putra, dan gaya bebas putri. Komposisi tim terdiri atas tujuh pegulat nomor Greco-Roman putra, lima atlet gaya bebas putra, serta dua atlet gaya bebas putri.
Modal pengalaman juga menjadi kekuatan tersendiri bagi kontingen Kudus. Sebagian besar atlet yang dipersiapkan telah memiliki pengalaman tampil pada Porprov sebelumnya, bahkan beberapa di antaranya pernah berlaga di kejuaraan dengan level lebih tinggi.
Meski demikian, Suhartono mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait kebugaran sejumlah atlet yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan jadwal latihan.
“Ada beberapa yang kebugarannya masih perlu ditingkatkan karena harus membagi waktu dengan pekerjaan. Kami terus mendorong mereka agar bisa menambah latihan mandiri,” jelasnya.
Semangat untuk menambah porsi latihan juga ditunjukkan salah satu atlet senior Kudus, Kuswari. Pegulat berusia 29 tahun yang akan turun di kelas 86 kilogram gaya bebas putra itu mengaku terus menjalani latihan pribadi di luar jadwal latihan bersama.
“Kami latihan enam kali dalam seminggu, tetapi tetap harus menambah latihan sendiri,” ujarnya.
Kuswari menyebut persiapannya saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Ia pun bertekad memaksimalkan sisa waktu yang ada demi meraih hasil terbaik di Porprov Jateng 2026.
Bagi Kuswari, ajang kali ini memiliki arti yang sangat spesial. Porprov Jateng 2026 menjadi kesempatan terakhirnya tampil di pesta olahraga tingkat provinsi tersebut karena adanya batas usia peserta.
“Ini kesempatan terakhir saya. Target pribadi tentu ingin meraih emas, jadi harus maksimal,” katanya.
Pada Porprov sebelumnya pada 2023, Kuswari berhasil membawa pulang medali perak. Hasil tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk meningkatkan prestasinya di tengah persaingan yang diprediksi semakin ketat.
Secara keseluruhan, Tim Gulat Kudus memasang target empat medali emas, tiga perak, dan tujuh perunggu pada Porprov Jateng 2026. Empat nomor yang diandalkan untuk menyumbangkan emas adalah gaya bebas putra kelas 125 kilogram dan 86 kilogram, gaya bebas putri kelas 68 kilogram, serta Greco-Roman putra kelas 87 kilogram.
“Kami menargetkan empat nomor tersebut bisa menghasilkan medali emas,” harap Suhartono.
Dengan persiapan yang kini memasuki tahap akhir, para pegulat Kudus diharapkan mampu menjaga kondisi hingga hari pertandingan dan menjawab target medali yang telah dipasang pada Porprov Jateng 2026. (YM/YM)
Post Views: 6
