0 3 min 3 mths

Kudus, Liputan7.Net – Sebanyak 350 jemaah haji asal Kabupaten Kudus yang tergabung dalam Kloter 41 tiba di Kantor Jamiiyatul Hujjaj Kudus (JHK), Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 13.10 WIB. Kedatangan rombongan tersebut mengalami keterlambatan sekitar 1 jam 15 menit dari jadwal yang telah ditentukan.

Meski demikian, panitia memastikan seluruh jemaah tiba dalam kondisi sehat setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Sekretaris Panitia Pendalaman, Pemberangkatan, dan Pemulangan Haji (P4H) JHK Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kudus, Alex Fahmi, mengatakan keterlambatan terjadi karena adanya kendala pada salah satu armada bus yang mengangkut jemaah.

“Di perjalanan daerah Boyolali ada satu bus yang terkendala mogok, informasinya bus empat. Karena ini rombongan, jadi harus ditunggu bersama-sama,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Selain faktor teknis kendaraan, keberangkatan rombongan dari Asrama Haji Donohudan juga mengalami penundaan sekitar 30 menit. Menurut Alex, banyak jemaah yang melaksanakan salat qada setibanya di asrama haji karena belum sempat menunaikannya selama perjalanan.

“Kemungkinan jemaah melaksanakan salat qada karena di Bandara Jeddah maupun di pesawat tidak sempat salat. Proses itu membutuhkan waktu cukup lama,” katanya.

Walaupun jadwal kedatangan molor, kondisi kesehatan para jemaah tetap menjadi prioritas utama panitia. Hingga rombongan tiba di Kudus, tidak ada laporan mengenai jemaah yang mengalami sakit atau membutuhkan penanganan khusus.

“Alhamdulillah belum ada informasi jemaah sakit. Harapan kami semuanya sehat sampai Kudus,” ungkap Alex.

Ia menjelaskan, kondisi fisik jemaah memang menjadi perhatian karena perjalanan udara dari Arab Saudi menuju Indonesia memakan waktu sekitar 10 jam. Faktor kelelahan selama perjalanan kerap dialami sebagian jemaah, terutama bagi mereka yang kurang mengonsumsi makanan selama penerbangan.

“Kadang ada jemaah yang tidak doyan makan di pesawat, padahal disediakan makan dua kali. Akhirnya terlalu capek dan perut kosong sehingga lemas,” jelasnya.

Sementara itu, untuk memperlancar proses kepulangan, panitia juga menyiapkan sistem distribusi koper yang lebih cepat. Armada pengangkut koper dari PT Sukun Wartono Indonesia dikawal petugas patwal agar dapat tiba lebih dulu di JHK Kudus.

Dengan begitu, para jemaah dapat langsung mengambil koper masing-masing saat tiba dan segera berkumpul dengan keluarga yang telah menunggu di lokasi penjemputan.

Kedatangan jemaah Kloter 41 pun disambut hangat oleh keluarga dan kerabat. Suasana haru mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. (AS/YM)


Post Views: 72

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *