0 4 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) tengah melakukan rehabilitasi area Kolam Renang Wergu Wetan. Pekerjaan tersebut menelan anggaran sekitar Rp396,2 juta dan ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kalender.

Kepala Bidang Olahraga Disdikpora Kabupaten Kudus, Widhoro Heriyanto, mengatakan rehabilitasi tersebut dilakukan untuk memperbaiki sejumlah bagian fasilitas kolam renang yang mengalami kerusakan setelah beberapa tahun belum mendapatkan perbaikan menyeluruh.

“Untuk rehabilitasi kolam renang ini di tahun anggaran 2026 sekitar Rp396 juta. Pekerjaannya meliputi penggantian lantai, penggantian atap, plafon, pengecatan, serta beberapa perbaikan terkait mesin pompa dan sirkulasi air,” ujar Widhoro saat ditemui, Senin (31/8/2026).

Berdasarkan dokumen pekerjaan, rehabilitasi tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp396.282.164. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Disya Utama Karya berdasarkan SPK Nomor 000.3.2/2035.3/2026 tertanggal 29 Juli 2026.

Masa pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 60 hari kalender, dengan batas akhir kontrak pada 28 September 2026.

Menurut Widhoro, salah satu pekerjaan utama dalam rehabilitasi tersebut adalah penggantian atap. Atap sebelumnya menggunakan material fiber yang dinilai sudah membutuhkan perbaikan dan akan diganti dengan material yang lebih kuat.

“Yang paling mayor itu pekerjaan atap. Sudah beberapa tahun belum ada rehabilitasi, sehingga atap yang sebelumnya menggunakan fiber kita ganti dengan material yang lebih kuat,” jelasnya.

Selain atap, perbaikan juga menyasar bagian lantai, plafon, pintu masuk, pagar, serta pengecatan sejumlah area. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memperbaiki tampilan fasilitas kolam renang.

Perhatian juga diberikan terhadap sistem mesin pompa dan sirkulasi air. Selama ini sejumlah mesin berada di bagian bawah yang berpotensi tergenang ketika hujan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kinerja dan mempercepat kerusakan mesin.

“Di sana ada delapan mesin, tetapi yang dilakukan servis sekitar tiga sampai empat mesin. Selain servis, posisi beberapa mesin juga kita naikkan agar tidak sering tergenang air,” ungkapnya.

Widhoro memastikan kondisi kolam renang secara umum masih aman digunakan. Rehabilitasi kali ini lebih difokuskan pada bagian fasilitas penunjang yang mengalami kerusakan atau membutuhkan pemeliharaan.

“Untuk kondisi kolam sendiri selama ini aman, tidak ada permasalahan. Yang memang kita keluarkan biasanya terkait lantai, terutama bagian luar, kemudian atap yang sudah rusak,” katanya.

Hingga Senin (31/8/2026), progres pekerjaan rehabilitasi telah mencapai sekitar 50 persen. Capaian tersebut masih berada di atas target pelaksanaan dengan deviasi positif sekitar 0,7 persen.

“Progresnya sampai sekarang sekitar 49 persen. Pekerjaan masih berjalan dan deviasinya positif sekitar 0,7 persen,” terang Widhoro.

Selain melakukan rehabilitasi, Disdikpora juga berupaya menjaga kualitas fasilitas dan kebersihan air kolam. Dinas juga berkomunikasi dengan sejumlah sekolah yang memanfaatkan Kolam Renang Wergu Wetan untuk kegiatan latihan maupun persiapan perlombaan.

Dari sisi ukuran, Kolam Renang Wergu Wetan dinilai telah memenuhi standar untuk kegiatan olahraga renang tingkat daerah. Kolam tersebut memiliki panjang 50 meter dan lebar 25 meter, dengan kedalaman sekitar 1,5 meter di sisi kolam dan mencapai sekitar 2 meter di bagian tengah.

“Kalau untuk ukuran standar sudah sesuai. Panjangnya 50 meter, lebarnya 25 meter. Kedalamannya sekitar 1,5 meter di samping dan bagian tengah sekitar 2 meter,” jelasnya.

Ia berharap setelah rehabilitasi selesai, kondisi Kolam Renang Wergu Wetan semakin baik sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sekolah maupun atlet. (AS/YM)


Post Views: 14

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *