Kudus, Liputan7.Net – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menghadirkan konsep Iduladha yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan daun jati sebagai pembungkus daging kurban. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekaligus menjaga kualitas daging yang dibagikan kepada masyarakat.
Masih dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, UMKU bersama Kantor Layanan (KL) Lazismu UMKU melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari ketiga tasyrik atau bertepatan dengan 13 Zulhijah 1447 H, Sabtu (30/5/2026).
Wakil Rektor III UMKU sekaligus Ketua Panitia Kurban UMKU, Dr. Rizka Himawan, S.Psi., M.Psi., mengatakan, tahun ini panitia menyembelih enam ekor sapi yang seluruhnya berasal dari civitas academica UMKU dan KL Lazismu UMKU.
“Seluruh hewan kurban di UMKU kali ini berasal dari civitas academica UMKU dan KL Lazismu UMKU,” ujarnya di sela kegiatan.
Proses penyembelihan hingga pengemasan daging kurban dipusatkan di lingkungan kampus dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan.
Dari enam ekor sapi tersebut, panitia memperkirakan dapat menghasilkan sekitar 2.300 paket daging kurban yang akan disalurkan kepada warga di sekitar kampus dan sejumlah komunitas masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Kudus.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, UMKU memilih menggunakan daun jati sebagai pembungkus daging kurban. Selain mengurangi sampah plastik sekali pakai, daun jati juga dinilai memiliki sejumlah manfaat alami untuk menjaga kualitas daging.
“Dengan daun jati, UMKU mendukung gerakan ramah lingkungan dan menjaga kualitas daging,” tegas Rizka.
Ia menjelaskan, daun jati memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mencegah pembusukan, mengurangi aroma amis, serta membantu menjaga tekstur daging tetap baik selama proses distribusi.
Menurutnya, penggunaan daun jati merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pendistribusian daging kurban, UMKU bekerja sama dengan pengurus RT dan RW di sekitar kampus. Perwakilan wilayah akan mengambil paket daging langsung dari kampus untuk kemudian disalurkan kepada warga masing-masing.
“Nanti dari perwakilan RT/RW datang ke kampus dan mengambil sejumlah kantong daging. Untuk pendistribusiannya kami serahkan kepada RT/RW setempat,” ungkapnya.
Selain membagikan daging kurban kepada masyarakat sekitar, UMKU juga berpartisipasi dalam program RendangMu yang digagas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, UMKU menyerahkan tiga ekor sapi.
Tak hanya itu, UMKU juga menyalurkan dua ekor kambing kurban kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Rizka berharap seluruh rangkaian ibadah kurban yang dilaksanakan tahun ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan baik antara kampus dengan lingkungan sekitar.
“Semoga UMKU dapat terus memberikan kontribusi nyata dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Di sisi lain, keterlibatan puluhan mahasiswa dalam kepanitiaan kurban diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan semangat berbagi. Melalui pengalaman langsung mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging, mahasiswa dapat memahami makna kurban sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. (YM/MM)
Post Views: 79
