Kudus, Liputan7.Net – Yayasan Pembina Universitas Muria Kudus (YPUMK) menggelar peringatan Nuzulul Quran yang dirangkai dengan buka puasa bersama sebagai upaya memperkuat sinergi dan kebersamaan antara yayasan dan sivitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Darul Ilmi Kampus UMK pada Selasa (10/3).
Acara yang bertepatan dengan 21 Ramadan 1447 H ini dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, pimpinan universitas, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UMK. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan spiritualitas dalam memaknai turunnya Al-Quran sebagai pedoman hidup.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Yayasan Pembina UMK juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada sejumlah kaum duafa serta warga yang tinggal di sekitar lingkungan kampus. Penyerahan santunan tersebut disaksikan langsung oleh pimpinan universitas dan pengurus yayasan.
Dalam sambutannya, Rektor UMK melalui Wakil Rektor IV UMK, Prof. Dr. Drs. Achmad Hilal Madjdi, M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan dan pekerjaan.
“Peringatan Nuzulul Quran ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali kepada nilai-nilai Al-Quran dalam bekerja dan berkarya. Melalui kebersamaan di meja buka puasa ini, kita berharap koordinasi antarunit di UMK semakin solid, seiring dengan upaya kita membawa UMK menuju kampus yang unggul dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Pembina UMK, Anis Aminuddin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mampu mempertemukan seluruh elemen yayasan dan universitas dalam suasana kebersamaan.
Menurutnya, yayasan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang dapat memperkuat karakter religius sekaligus membangun hubungan kekeluargaan di lingkungan kampus.
“Kami berharap sinergi antara yayasan dan pengelola universitas terus terjaga dengan baik, sehingga visi besar Universitas Muria Kudus dapat tercapai dengan landasan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah mengenai hikmah Nuzulul Quran, doa bersama, serta diakhiri dengan ramah tamah dan buka puasa bersama yang berlangsung khidmat. (AS/YM)
Post Views: 6
