KUDUS, Liputan7.Net – Suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan menyelimuti Masjid Jami Wijilan, Purwosari, Kudus, pada Kamis (5/3/2026) sore. Memasuki hari ke-15 bulan suci Ramadan, ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti pengajian rutin menjelang berbuka puasa yang dimulai pukul 17.00 WIB.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan hadirnya ulama kharismatik Ustadz Kiyai Agus Selamet yang menyampaikan tausiyah bertema “Sholat di Bulan Ramadhan”. Ceramah tersebut memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga kualitas sholat, khususnya selama bulan Ramadhan.
Pentingnya Sholat sebagai Tiang Agama
Dalam ceramahnya, Ustadz Kiyai Agus Selamet mengingatkan bahwa sholat merupakan rukun Islam kedua sekaligus tiang agama yang harus dijaga oleh setiap Muslim.
Ia menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena setiap amal ibadah, termasuk sholat, akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
“Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, setiap amal ibadah kita, termasuk sholat, akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, sholat tidak hanya sekadar kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memperkuat keimanan.
Menghidupkan Malam Ramadan dengan Sholat Sunnah
Selain menekankan pentingnya sholat lima waktu, Ustadz Agus Selamet juga mengajak jamaah untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan memperbanyak ibadah sunnah.
Beberapa ibadah yang dianjurkan di antaranya adalah:
- Sholat Tarawih
- Sholat Witir
- Qiyamul Lail
Ia menyebut bahwa Ramadan adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri.
“Jadikan sholat sebagai penyejuk hati dan sumber kekuatan dalam menjalani ibadah puasa,” pesannya.
Tips Agar Sholat Lebih Khusyuk
Dalam tausiyahnya, Ustadz Agus Selamet juga membagikan beberapa tips agar sholat dapat dilakukan dengan lebih khusyuk, di antaranya:
- Memahami makna setiap bacaan dalam sholat
- Meresapi setiap gerakan sholat
- Memfokuskan pikiran hanya kepada Allah SWT
- Menjadikan sholat sebagai momen introspeksi diri
Menurutnya, sholat adalah waktu terbaik bagi seorang hamba untuk memohon ampunan serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Antusiasme Jamaah Masjid Jami Wijilan
Pengajian tersebut dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga para lansia. Mereka tampak menyimak tausiyah dengan penuh perhatian.
Sebagian jamaah bahkan terlihat mencatat poin penting dari ceramah yang disampaikan.
Salah satu jamaah, Bapak Selamet, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti pengajian tersebut.
“Alhamdulillah, pengajian ini sangat bermanfaat. Penjelasan Ustadz Agus Selamet tentang sholat di bulan Ramadan semakin memantapkan hati saya untuk tidak pernah meninggalkan sholat dan terus berusaha memperbaikinya,” ujarnya.
Buka Puasa Bersama Pererat Silaturahmi
Menjelang waktu Maghrib, Ustadz Agus Selamet memimpin doa bersama untuk memohon keberkahan, rahmat, dan ampunan di bulan suci Ramadan.
Setelah adzan Maghrib berkumandang, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Panitia masjid telah menyiapkan takjil serta hidangan sederhana yang dinikmati bersama oleh seluruh jamaah.
Momen ini tidak hanya menjadi ajang berbagi rezeki, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Pengajian Ramadan di Masjid Jami Wijilan Purwosari Kudus diharapkan terus menjadi kegiatan yang memberikan pencerahan spiritual serta memperkuat ukhuwah Islamiyah bagi masyarakat sekitar. (*)
Post Views: 11
