0 2 min 5 mths

Kudus, Liputan7.Net – Jumlah pedagang di Pasar Kliwon Kudus terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut mulai terasa setelah pandemi Covid-19 dan semakin diperparah dengan meningkatnya kebiasaan masyarakat berbelanja secara online.

Dampaknya, banyak kios maupun los di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Kudus itu kini tidak lagi beroperasi karena ditinggalkan pedagang. Aktivitas jual beli yang dulu ramai juga mulai berkurang akibat menurunnya jumlah pengunjung pasar.

Berdasarkan data akhir tahun 2025, tercatat dari 541 kios yang tersedia, hanya 527 kios yang masih aktif digunakan. Kemudian dari total 2.324 los, sebanyak 1.826 los masih buka. Sementara ruko yang masih beroperasi tercatat 32 unit dari total 35 unit yang ada.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono saat dihubungi media ini, Selasa 5 Mei 2026.

Dia mengatakan, perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

“Sejak pandemi Covid-19, pengunjung pasar mulai menurun. Setelah itu masyarakat semakin terbiasa belanja online, sehingga jumlah pedagang juga ikut berkurang,” ujarnya.

Menurut Agus, situasi ekonomi yang belum stabil membuat pedagang semakin kesulitan mempertahankan usahanya. Penurunan omzet membuat sebagian pedagang memilih menghentikan aktivitas jual beli untuk sementara waktu.

“Daya beli masyarakat menurun, pendapatan pedagang ikut turun. Banyak yang akhirnya menutup kios maupun los karena hasil penjualan tidak cukup untuk menutup modal dan biaya operasional,” jelasnya.

Ia menyebut, pedagang yang masih mampu bertahan mayoritas berasal dari sektor kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman. Sedangkan pedagang non pangan, terutama konveksi, mulai banyak yang memilih berhenti berdagang.

“Kalau kebutuhan pangan masih ada pembeli. Tapi untuk konveksi dan barang sekunder lainnya banyak yang tidak kuat karena penjualannya terus turun,” ungkapnya. (AS/YM)


Post Views: 24



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *