Kudus, Liputan7.Net – Bank Jateng Kantor Cabang Kudus membuka layanan penukaran uang baru bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Layanan ini dilaksanakan mulai 9 hingga 13 Maret 2026 dengan kuota terbatas setiap harinya.
Pemimpin Bank Jateng Kantor Cabang Kudus, Risdiyanto, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari program penukaran uang yang dikoordinasikan oleh Bank Indonesia melalui aplikasi Serambi BI.
“Bank Jateng menjadi salah satu bank yang ditunjuk oleh Bank Indonesia untuk melayani penukaran uang baru. Pelaksanaannya mulai 9 sampai 13 Maret,” ujar Risdiyanto saat diwawancarai, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, pelayanan penukaran dibuka dalam tiga kloter setiap hari, yakni pukul 09.00–10.00 WIB, 10.00–11.00 WIB, dan 11.00–12.00 WIB. Dalam sehari, kuota penukaran dibatasi maksimal 100 nasabah.
Setiap nasabah diperbolehkan menukar uang dengan nominal maksimal Rp5.300.000. Uang tersebut tersedia dalam berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hingga Rp1.000.
“Kalau dihitung, dalam satu hari bisa mencapai sekitar Rp5.300.000 yang disediakan untuk penukaran uang,” jelasnya.
Risdiyanto menambahkan, pendaftaran penukaran uang dilakukan secara online melalui aplikasi Serambi BI yang dibuka sejak akhir Februari 2026. Antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga kuota di Bank Jateng Kudus cepat terpenuhi.
“Biasanya kuota di Bank Jateng cepat penuh. Kami membuka layanan lima hari penuh, dari Senin sampai Jumat, masing-masing hari 100 kuota sehingga totalnya 500 nasabah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa penukaran uang tidak dapat diwakilkan. Nasabah yang datang harus sesuai dengan identitas yang didaftarkan pada aplikasi dan membawa KTP asli.
“Ini tidak bisa diwakilkan. Kemarin sempat ada yang membawa surat kuasa, tapi kami tolak. Sesuai aturan dari Bank Indonesia, orang yang datang harus sama dengan identitas yang didaftarkan,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga asal Nalumsari, Jepara, Sri Rejeki, mengaku sempat mengalami kesulitan saat mengakses aplikasi pendaftaran karena tingginya jumlah peminat.
“Saya dari jam 8 pagi mencoba masuk aplikasi, baru sekitar jam 11 bisa berhasil daftar,” ujarnya.
Sri Rejeki menukarkan uang sebesar Rp1.800.000 dengan pecahan kecil seperti Rp10.000, Rp5.000 dan Rp2.000 yang rencananya akan digunakan untuk kebutuhan Lebaran.
“Harapannya uang ini bisa dipakai untuk bagi-bagi kepada keluarga dan anak-anak saat Lebaran,” pungkasnya. (AS/YM)
Post Views: 7
