Kudus, Liputan7.Net – Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di SMP Satu Atap Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, setelah sejumlah perangkat gamelan untuk kegiatan ekstrakurikuler karawitan dilaporkan hilang dicuri, Senin (18/5/2026).
Kasus tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 WIB saat salah seorang guru hendak mengambil alat musik tradisional yang disimpan di ruang penyimpanan sekolah.
Guru SMP Satu Atap Wonosoco, Kusumaningsih (45), mengaku terkejut ketika membuka ruangan penyimpanan gamelan karena kondisi di dalam sudah berantakan.
“Begitu pintu dibuka, barang-barang di dalam sudah acak-acakan. Setelah dicek, beberapa perangkat gamelan ternyata hilang,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Undaan bersama Tim Inafis Polres Kudus langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan awal.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono mengatakan petugas melakukan olah TKP sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi sekolah.
“Kami langsung menuju lokasi setelah menerima laporan guna melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan para saksi,” jelas AKP Uji.
Dari hasil pendataan sementara, barang yang hilang terdiri dari beberapa instrumen gamelan yang biasa digunakan siswa untuk latihan karawitan.
Beberapa alat yang dilaporkan raib di antaranya empat rancak bonang, satu set saron pelog, satu set saron slendro, lima kenong, satu set peking, satu set demung, serta satu unit gong.
Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah diperkirakan mengalami kerugian hingga sekitar Rp20 juta.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi juga menemukan alat ganco yang diduga dipakai pelaku untuk mencongkel bagian jendela sebelum masuk ke ruang penyimpanan.
Barang bukti tersebut kini diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu pelaku pencurian yang identitasnya belum diketahui.
AKP Uji mengimbau pihak sekolah maupun masyarakat agar meningkatkan keamanan lingkungan, terutama pada fasilitas umum yang menyimpan barang berharga.
“Kami mengingatkan agar pengamanan diperketat, gunakan kunci tambahan, dan aktifkan kembali siskamling. Jika menemukan hal mencurigakan segera laporkan ke polisi,” pungkasnya. (AS/YM)
Post Views: 64
