0 4 min 3 mths

KUDUS, Liputan7.Net  – Pemerintah Kabupaten Kudus memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra POPDA) Zona III Eks Karesidenan Pati Tahun 2026 telah dimatangkan.

Mulai dari kesiapan venue pertandingan, regulasi teknis, hingga layanan kesehatan dipastikan siap mendukung kelancaran ajang kualifikasi menuju POPDA Jawa Tengah tersebut.

Kesiapan itu dipastikan melalui kegiatan temu teknik yang digelar di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para pelatih dan ofisial dari seluruh kontingen peserta sebagai forum penyamaan persepsi terkait aturan pertandingan dan teknis penyelenggaraan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Harjuna Widada melalui Kepala Bidang Olahraga Disdikpora Kudus, Widhoro Heriyanto, mengatakan temu teknik menjadi tahapan penting agar seluruh peserta memahami ketentuan yang akan diterapkan selama kompetisi berlangsung.

“Temu teknik ini untuk menyamakan persepsi seluruh peserta sehingga saat pertandingan berlangsung tidak ada lagi kendala terkait teknis maupun administrasi,” ujarnya.

Menurut Widhoro, dalam forum tersebut panitia memaparkan jadwal pertandingan, mekanisme pelaksanaan, pembagian venue, hingga berbagai regulasi yang harus dipatuhi seluruh peserta.

Dengan demikian, seluruh kontingen memiliki pemahaman yang sama sebelum memasuki pertandingan.

Pra POPDA Zona III Eks Karesidenan Pati akan berlangsung pada 20–22 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan acara pembukaan dan ramah tamah di Pendapa Kabupaten Kudus pada Minggu (20/7/2026), sedangkan pertandingan dilaksanakan pada Senin hingga Selasa (21–22/7/2026).

Sebanyak empat cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni bola basket, bola voli indoor, sepak bola, dan sepak takraw. Ajang tersebut diikuti atlet pelajar dari lima kabupaten di wilayah Eks Karesidenan Pati, yaitu Kudus, Jepara, Pati, Rembang, dan Blora.

Untuk pelaksanaan pertandingan, panitia telah menyiapkan sejumlah venue. Cabang bola basket akan digelar di GOR Bung Karno Sport Center Kudus, bola voli indoor di Lapangan Voli Porvit dan SMA Negeri 2 Bae, sepak bola di Lapangan Tanjung Karang, sedangkan sepak takraw dipusatkan di Gedung Tenis Indoor Sport Center Kudus.

Widhoro menjelaskan, Pra POPDA tahun ini menjadi babak yang sangat menentukan karena seluruh peserta wajib mengikuti kualifikasi untuk memperoleh tiket menuju POPDA Jawa Tengah 2026.

“Tahun ini tidak ada sistem wild card, sehingga seluruh daerah, termasuk juara dan runner-up POPDA Jawa Tengah 2025, tetap wajib mengikuti babak pra kualifikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, hanya tim yang berhasil menjadi juara dan runner-up pada masing-masing cabang olahraga yang berhak melaju ke POPDA Jawa Tengah. Karena itu, seluruh pertandingan diperkirakan berlangsung lebih kompetitif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain kesiapan teknis pertandingan, panitia juga memastikan aspek keselamatan atlet menjadi perhatian utama. Setiap venue akan dilengkapi tim medis yang bersiaga selama pertandingan berlangsung.

“Tim medis akan memberikan penanganan pertolongan pertama (P3K) apabila terjadi cedera saat pertandingan, sedangkan penanganan lanjutan di luar P3K menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen,” paparnya.

Melalui penyelenggaraan Pra POPDA Zona III ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sportif.

Selain menjadi ajang perebutan tiket ke tingkat provinsi, kompetisi ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet pelajar untuk melahirkan bibit-bibit olahraga berprestasi yang mampu bersaing di tingkat Jawa Tengah. (YM/YM)


Post Views: 9

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *