KUDUS, ISKNEWS.com – Masa liburan sekolah dimanfaatkan Komunitas Kampung English Kudus untuk menghadirkan kegiatan yang edukatif bagi anak-anak melalui Holiday Program, sebuah program belajar bahasa Inggris intensif ala Pare yang akan berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026 di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Koordinator Komunitas Kampung English Kudus, Muslimin, mengatakan program tersebut dirancang sebagai alternatif kegiatan positif selama liburan sekolah agar anak-anak tidak menghabiskan waktunya hanya bermain gawai.
“Ketika liburan sekolah, banyak anak yang akhirnya lebih sering bermain gadget, bahkan berjam-jam untuk bermain game. Karena itu kami ingin menghadirkan kegiatan yang lebih bermanfaat, sehingga waktu liburan bisa digunakan untuk belajar sekaligus menambah pengalaman baru,” ujarnya.
Menurut Muslimin, masa liburan menjadi waktu yang ideal bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris karena mereka dapat belajar secara penuh setiap hari. Materi yang diberikan meliputi conversation, grammar, hingga public speaking yang dipadukan dengan praktik langsung bersama teman-teman.
“Anak-anak tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga dibiasakan untuk aktif berbicara sehingga kemampuan komunikasinya semakin berkembang,” katanya.
Ia menjelaskan, Holiday Program tahun ini memiliki konsep yang lebih istimewa dibanding pelaksanaan sebelumnya. Pasalnya, peserta akan mendapatkan kesempatan belajar dan berlatih berbicara bahasa Inggris secara langsung bersama dua mahasiswa luar negeri, yakni Mr. Khaled dan Mr. Azhar.
Kehadiran kedua mahasiswa tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberanian sekaligus rasa percaya diri anak-anak saat berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan penutur asing.
“Mr. Khaled dan Mr. Azhar akan mengajak anak-anak berbincang secara langsung menggunakan bahasa Inggris. Pengalaman seperti ini tentu sangat berharga karena dapat melatih keberanian mereka sehingga tidak lagi merasa minder ketika berbicara dengan orang asing,” jelas Muslimin.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi jauh-jauh hari dengan kedua mahasiswa tersebut agar dapat hadir selama pelaksanaan Holiday Program. Rencananya mereka akan belajar dan berinteraksi langsung bersama seluruh peserta.
Muslimin menambahkan, kehadiran Kampung English Kudus juga menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin merasakan metode belajar bahasa Inggris ala Pare tanpa harus pergi ke Kabupaten Kediri.
“Di sini anak-anak bisa mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar. Orang tua juga lebih tenang karena lokasinya dekat, sehingga sewaktu-waktu dapat menjenguk anaknya selama mengikuti program,” pungkasnya. (AS/YM)
Post Views: 51
