0 2 min 2 yrs

Kudus, Liputan7.Net – Kerusakan parah di ruas Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, terus menjadi perhatian masyarakat. Kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air saat hujan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Musyafak, warga Desa Klumpit yang rutin melewati jalan tersebut, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sudah berlangsung hampir satu tahun tanpa perbaikan signifikan. Ia menjelaskan, perbaikan sebelumnya tidak efektif karena aspal yang digunakan terlalu tipis, sehingga jalan cepat rusak kembali akibat dilalui kendaraan berat.

“Ketika hujan turun, genangan air menutupi lubang-lubang di jalan, membuat pengendara motor tidak bisa melihat dengan jelas. Ini sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan,” ujar Musyafak, Rabu (18/12/2024).

Keluhan serupa disampaikan Parjono, pedagang bakso asal Desa Jepang Pakis. Ia mengaku kondisi jalan yang rusak ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya saat musim hujan.

“Pengendara motor sering terjatuh karena lubang jalan yang tertutup air. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini agar lalu lintas kembali lancar dan aman,” katanya.

Kerusakan jalan di wilayah ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, tetapi juga mengancam keselamatan mereka. Warga menilai perlunya perbaikan yang lebih optimal, termasuk penggunaan aspal yang lebih tebal dan struktur jalan yang kokoh untuk menahan beban kendaraan besar yang sering melintas.

Warga juga meminta pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini, mengingat Jalan Kudus-Purwodadi merupakan akses penting antarprovinsi dengan volume kendaraan yang cukup padat.

“Mengingat jalan ini adalah jalur utama, perbaikan yang cepat dan berkualitas sangat diperlukan agar tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk,” tutur Musyafak. (AS/YM)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *