0 3 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar Kabupaten Kudus menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi penerapan pembelajaran pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Pelatihan yang berlangsung secara mandiri di sembilan kecamatan ini mengusung tema “Bersama Meningkatkan Profesionalisme Guru PAI melalui Pembelajaran Mendalam dan Asesmen yang Bermakna”. Kegiatan tersebut menyasar seluruh guru PAI SD di Kabupaten Kudus yang berjumlah sekitar 492 orang.

Koordinator Pelaksana Kabupaten, Moh Arifin, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk membekali guru sebelum pendekatan pembelajaran mendalam diterapkan pada tahun ajaran baru.

“Pelatihan ini kami laksanakan agar seluruh guru PAI memiliki pemahaman yang sama mengenai pembelajaran deep learning. Harapannya, saat memasuki tahun ajaran baru, para guru sudah siap menerapkannya di kelas,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tidak hanya membahas konsep pembelajaran mendalam, tetapi juga memberikan pendampingan praktik penyusunan modul ajar, asesmen pembelajaran, kisi-kisi soal hingga pengembangan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

“Seluruh peserta akan menghasilkan produk nyata berupa modul ajar dan perangkat asesmen. Jadi bukan hanya menerima materi, tetapi juga langsung praktik sehingga hasilnya dapat digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Arifin menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk inovasi yang mendapat dukungan dari Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama serta menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme guru PAI di Kabupaten Kudus.

Sementara itu, Ketua KKG PAI SD Kabupaten Kudus, Purwo H. Kusumo, mengatakan pelatihan dilaksanakan secara bergilir di masing-masing kecamatan agar seluruh guru dapat mengikuti kegiatan secara optimal tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran di sekolah.

“Pelatihan ini menjadi momentum bagi guru PAI untuk terus meningkatkan kualitas diri. Selain memperkuat kompetensi individu, kegiatan ini juga mempererat kolaborasi antarguru dalam berbagi praktik baik pembelajaran,” katanya.

Purwo berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing sehingga proses pembelajaran PAI menjadi lebih bermakna, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin seluruh guru PAI di Kabupaten Kudus siap menghadapi perubahan paradigma pembelajaran. Dengan kompetensi yang terus meningkat, kami optimistis kualitas pendidikan agama Islam di sekolah dasar akan semakin baik dan mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, kritis, kreatif, serta berakhlak mulia,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 2

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *