0 4 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Stadion Wergu Wetan Kabupaten Kudus bakal dilengkapi sistem pencahayaan pertandingan dan tribun dengan spesifikasi yang dirancang menunjang kenyamanan pemain serta penonton. Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah lampu Field of Play (FOP) dengan output minimal 200.000 lumen.

PPK Pembangunan Stadion Wergu Wetan, Eko Prasetyo, memaparkan spesifikasi tersebut dalam Rapat Koordinasi Awal Paparan Pembangunan Stadion Wergu Wetan di Pendopo Belakang Kabupaten Kudus, Selasa (1/9/2026).

Eko menjelaskan, pencahayaan FOP dipersiapkan untuk mendukung pertandingan yang digelar pada malam hari. Sistem tersebut ditujukan agar penerangan lapangan merata sehingga tidak mengganggu pandangan pemain.

“Kalau misalkan ada pertandingan di malam hari tidak akan menimbulkan bayangan pemain. Nah, itu kita redusi supaya pemain lebih nyaman pada saat pertandingan nanti,” kata Eko.

Dalam dokumen teknis proyek, sistem FOP mencakup 120 unit lampu flood LED, dengan daya maksimal 1.500 watt dan output minimal 200.000 lumen. Lampu menggunakan temperatur warna 5.700K, CRI 80, serta dilengkapi lighting control.

Eko juga menyampaikan bahwa sistem penerangan tersebut akan mendukung kualitas pertandingan malam hari, terutama untuk memastikan area permainan mendapatkan pencahayaan yang memadai.

Selain lampu FOP, penerangan tribun juga menjadi bagian pekerjaan. Terdapat 20 unit lampu flood LED dengan daya maksimal 900 watt dan output minimal 100.000 lumen.

Di sisi penonton, Stadion Wergu Wetan dirancang memiliki kapasitas 8.116 orang. Kursi disiapkan dalam beberapa kategori untuk menyesuaikan kebutuhan penonton dan fasilitas pertandingan.

Tribun Barat terdiri atas 2.508 kursi reguler, 150 kursi VIP, 54 kursi VVIP, 54 kursi pers dan 28 kursi difabel, serta 24 meja pers untuk dua orang. Tribun Timur memiliki 2.430 kursi, sedangkan Tribun Utara dan Selatan masing-masing 1.434 kursi.

Eko mengatakan pengelompokan kursi tersebut sekaligus membantu pengaturan penonton ketika stadion digunakan untuk pertandingan.

“Ini menjaga supaya penonton nanti akan lebih tertib, kemudian juga pada saat ada pertandingan ini memudahkan dari pihak panitia pada saat penjualan tiket,” ujarnya.

Untuk kursi reguler, spesifikasinya memiliki lebar sekitar 400 milimeter, tinggi sandaran 340 milimeter dan kedalaman 430 milimeter. Jarak pemasangan antar kursi sekitar 450 milimeter.

Kursi VIP memiliki lebar sekitar 550 milimeter, lebar dudukan 490 milimeter, kedalaman saat terbuka sekitar 610 milimeter dan tinggi sandaran sekitar 475 milimeter. Kursi menggunakan sistem floor mounting.

Sementara kursi VVIP memiliki lebar as sandaran sekitar 560 milimeter dan dilengkapi cup holder. Kedalaman kursi saat terbuka sekitar 675 milimeter, dengan sudut kemiringan yang dapat disesuaikan antara 16 hingga 20 derajat.

Untuk mendukung jalannya pertandingan, stadion juga disiapkan dengan scoreboard LED outdoor berukuran 7,68 x 4,80 meter. Perangkat tersebut digunakan untuk menampilkan skor pertandingan dan dilengkapi central controller serta software.

Lapangan sepak bola menggunakan rumput Zoysia Matrella seluas 7.925 meter persegi. Sistem drainase disiapkan agar air hujan tidak menggenang terlalu lama di area permainan.

Dari sisi konstruksi, proyek menggunakan pondasi spun pile berdiameter 60 sentimeter dengan total panjang mencapai 7.961 meter, yang diperuntukkan bagi sejumlah bagian bangunan, termasuk tribun, scoreboard, FOP, ruang pompa dan IPAL Biomedia.

Pembangunan Stadion Wergu Wetan memiliki nilai kontrak Rp181.399.263.516 dari pagu Rp199.999.188.000. Pelaksana konstruksi adalah PT Sinar Cerah Sempurna, sedangkan konsultan manajemen konstruksi PT Kanta Karya Utama–PT Amythas, KSO. Masa pelaksanaan ditetapkan 365 hari kalender sejak SPMK.

Eko berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga fasilitas tersebut segera dapat digunakan masyarakat.

“Besar harapan kami pelaksanaan pembangunan sarana olahraga di Stadion Wergu Wetan ini bisa selesai dengan waktu yang sudah disepakati dalam kontrak, sehingga juga langsung bisa termanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Kudus,” pungkasnya (YM/YM)


Post Views: 10

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *