0 4 min 2 hrs

KUDUS, Liputan7.Net — Riuh yel-yel antartimses mewarnai kampanye Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau Pilketos Serentak 2026 di MA NU Mu’allimat Kudus, Rabu (16/9/2026). Saling bersahutan, masing-masing tim sukses calon ketua OSIS berusaha membakar semangat pendukungnya.

Suasana semakin meriah ketika yel-yel dari satu timses disambut sorakan dan tepuk tangan dari pendukung kandidat lainnya. Para siswi tampak antusias memberikan dukungan dengan berbagai ekspresi dan gaya khas masing-masing kelompok.

Tidak sekadar menyampaikan visi dan misi calon, kampanye Pilketos juga menjadi ruang bagi para timses menunjukkan kreativitas. Yel-yel menjadi salah satu cara untuk menghidupkan suasana sekaligus memperkenalkan kandidat yang mereka dukung kepada para siswi.

Kemeriahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pilketos yang dikemas sebagai pembelajaran demokrasi bagi pelajar. Para siswi tidak hanya diajak menentukan pilihan, tetapi juga belajar mengikuti proses pemilihan serta menghormati perbedaan pilihan.

Bupati Kudus Samani Intakhoris mengatakan Pilketos di MA NU Mu’allimat menjadi bagian dari edukasi demokrasi yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus kepada para pelajar.

”Ini adalah edukasi dari KPU Kabupaten Kudus untuk memberikan pembelajaran tentang demokrasi di Kabupaten Kudus. Semoga lancar semuanya,” katanya saat menghadiri Pilketos di MA NU Mu’allimat Kudus.

Menurut Samani, pemilihan ketua OSIS menjadi pembelajaran bagi pelajar untuk menghadapi perbedaan pilihan sekaligus menerima hasil pemilihan. Ia mengingatkan para siswi agar tetap menjaga kebersamaan setelah seluruh tahapan pemungutan suara selesai.

”Siapa yang menang, siapa yang kalah, semuanya adalah teman kita,” ujarnya.

Ia berharap seluruh siswa mendukung siapa pun yang terpilih sebagai ketua OSIS. Sementara kandidat yang belum mendapatkan suara terbanyak diharapkan menerima hasil dengan lapang dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses belajar berdemokrasi.

Samani juga menyinggung identitas khas Mu’allimat yang terlihat dalam pelaksanaan Pilketos. Para calon ketua OSIS mengenakan hijab dengan model khas yang telah digunakan sejak dahulu dan menjadi bagian dari identitas sekolah.

Sementara itu, siswi kelas XI IPS 2 MA NU Mu’allimat Kudus, Zaira Ananditya Salsabila, mengaku antusias mengikuti Pilketos tahun ini. Ia juga menjadi salah satu siswi yang tampil membawakan Tari Saman perdana dalam rangkaian kegiatan Pilketos 2026.

”Seru banget. Setiap timses punya yel-yel masing-masing,” katanya.

Menurut Zaira, Pilketos menjadi momentum mencari pemimpin yang lebih baik sekaligus mengenalkan demokrasi kepada para siswa. Ia berharap ketua OSIS terpilih mampu membawa organisasi menjadi lebih baik serta menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan saat pencalonan.

”Harapannya dapat menjadi pemimpin yang lebih baik dan sesuai dengan visi misinya saat pencalonan,” imbuhnya.

Pelaksanaan Pilketos Serentak di tiga sekolah yang dimonitoring Bupati Kudus berjalan lancar. Di SLB Negeri Purwosari terdapat dua calon ketua OSIS, SMK Negeri 1 Kudus lima calon, sedangkan MA NU Mu’allimat Kudus diikuti tujuh calon.

Dengan adanya kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya mendapatkan pengalaman memilih pemimpin di lingkungan sekolah, tetapi juga belajar mengenai perbedaan pilihan, sportivitas, serta pentingnya menjaga kebersamaan setelah proses demokrasi selesai (YM/YM)


Post Views: 13

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *