0 3 min 7 mths

Kudus, Liputan7.Net – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menghadirkan program mudik dan balik gratis pada momentum Idul Fitri 1447 H/2026 M dengan peningkatan jumlah armada yang signifikan. Tahun ini, total 14 unit bus disiapkan dan masih berpotensi bertambah.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan bahwa dari total armada yang tersedia, sebanyak 12 unit bus dialokasikan untuk arus mudik dari Jakarta menuju Kudus dan dua unit untuk arus balik usai Lebaran.

“Total sementara ada 14 bus, 12 untuk mudik dan dua untuk arus balik. Jumlah ini masih mungkin bertambah karena kami juga menunggu tambahan armada dari provinsi,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Pemberangkatan armada bus Pemkab Kudus dijadwalkan pada 16 Maret 2026 dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Sementara armada mudik dari PT Sukun Wartono Indonesia dijadwalkan berangkat pada 15 Maret 2026.

Setibanya di Kudus, rombongan pemudik akan berhenti di Pendopo Kabupaten Kudus dan disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kudus bersama unsur Forkopimda seperti tahun sebelumnya.

Adapun rincian armada yang telah terdata terdiri dari tiga unit bus milik Pemkab Kudus, dua unit dari PT Nojorono Tobacco International, dua unit dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dua unit dari PT Djarum, serta lima unit dari PT Sukun Wartono Indonesia.

Selain itu, Pemkab Kudus juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait kemungkinan tambahan armada mudik menuju Kudus dan sekitarnya.

Data sementara mencatat sekitar 336 pemudik telah terdaftar melalui Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK). Ditambah estimasi 250 peserta dari program mudik PT Sukun, total pemudik yang difasilitasi mendekati 600 orang dan masih berpotensi bertambah.

Pendaftaran peserta mudik gratis ini dapat dilakukan di sekretariat FKMK di Jakarta dengan menunjukkan identitas diri, khususnya KTP Kudus, sebagai prioritas peserta.

Dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya lima unit bus, termasuk dukungan dari PT Jasa Raharja, peningkatan tahun ini hampir tiga kali lipat.

Seluruh armada diwajibkan menjalani ramp check oleh Dinas Perhubungan guna memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum diberangkatkan.

“Kami ingin masyarakat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman. Keselamatan tetap menjadi prioritas,” tegas Sam’ani. (YM/YM)


Post Views: 4



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *