Kudus, Liputan7.Net – Aparat kepolisian tengah memburu pelaku penyerangan terhadap dua pelajar yang terjadi di sepanjang Jalan Raya Kudus–Colo, tepatnya wilayah Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jumat (8/5/2026). Dalam insiden tersebut, korban mengalami luka akibat diduga diserang menggunakan senjata tajam oleh sekelompok orang tak dikenal.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut. Saat ini, jajaran Polsek Dawe bersama Satreskrim Polres Kudus masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Perkara ini sudah kami tangani dan saat ini proses penyelidikan terus berjalan bersama tim Reskrim Polres Kudus,” ujar AKP Jajang Wiwoko saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Para pelaku diduga berjumlah enam orang yang datang menggunakan dua sepeda motor, masing-masing ditumpangi tiga orang.
Korban pertama diserang ketika melintas sebelum pertigaan Poh Dengkol, Desa Rejosari. Menurut keterangan yang diperoleh petugas, pelaku yang berada di sisi kiri korban tiba-tiba mengayunkan senjata tajam hingga melukai bagian lengan kiri dan punggung korban.
Tak berselang lama, korban kedua juga menjadi sasaran penganiayaan di titik berbeda yang lokasinya masih berada di jalur yang sama, tepatnya di depan Warung Bakso Pak Sidiq.
Akibat kejadian tersebut, korban pertama mengalami luka cukup serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan korban kedua sempat mendapatkan penanganan medis di puskesmas sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Usai menerima laporan, polisi langsung bergerak menuju lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan awal. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memintai keterangan sejumlah saksi, hingga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan tim Inafis dan Resmob Polres Kudus untuk membantu pengungkapan kasus ini. Penanganannya kami lakukan secara profesional,” jelas Kapolsek.
Selain pakaian milik korban, polisi turut mengamankan sepeda motor yang digunakan korban saat kejadian berlangsung.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyisiran dan pendalaman untuk mengidentifikasi sekaligus menangkap para pelaku penyerangan tersebut. (AS/YM)
Post Views: 10
