0 5 min 3 mths

KUDUS, ISKNEWS.com – Peringatan hari jadi ke-116 Mubarokfood tahun ini diramaikan dengan penyelenggaraan Mubarokfood Table Tennis Competition 2026 yang mempertemukan seratusan pecinta tenis meja dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Turnamen yang digelar di GOR Balai Jagong Kudus, Minggu (5/7/2026), tidak hanya menjadi ajang berburu prestasi, tetapi juga memperkuat sportivitas, silaturahmi, serta mengenalkan potensi wisata kuliner Kudus.

Mengusung tema “Jejak Rasa, Melintas Masa”, kejuaraan kategori tunggal tersebut memperebutkan hadiah jutaan rupiah, bonus produk Jenang Mubarok, serta berbagai doorprize. Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan kehadiran atlet dan penghobi tenis meja dari sejumlah wilayah Jawa Tengah serta DIY.

Direktur Utama Mubarokfood Kudus, Muhammad Hilmy, mengatakan turnamen tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Mubarokfood dengan Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kudus sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan itu tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Peserta datang dari berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY. Banyak yang hadir bersama keluarga maupun rekan-rekannya, sehingga secara tidak langsung ikut meningkatkan kunjungan ke Kudus. Kami juga membuka booth Mubarokfood agar para peserta dapat mengenal lebih dekat produk maupun Museum Jenang Mubarok,” ujarnya.

Hilmy menuturkan, sebagai perusahaan yang telah berusia 116 tahun, Mubarokfood terus berupaya menjaga warisan kuliner khas Kudus sekaligus berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan olahraga.

Menurutnya, sejarah Jenang Kudus tidak bisa dilepaskan dari sejarah Kota Kudus. Karena itu, Mubarokfood ingin terus menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus mendukung berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.

“Kami ingin keberadaan Mubarokfood tidak hanya dikenal sebagai produsen jenang, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi banyak pihak, termasuk dunia olahraga. Harapannya prestasi atlet meningkat, silaturahmi semakin erat, dan masyarakat juga merasakan dampak ekonominya,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah peserta dibatasi sekitar 150 orang karena menyesuaikan kapasitas gedung serta waktu pelaksanaan yang berlangsung selama satu hari. Meski demikian, peserta yang hadir berasal dari hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Hilmy berharap kolaborasi dengan PTMSI Kudus dapat terus berlanjut sehingga turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Kami tentu menyambut baik apabila ke depan kegiatan ini bisa diselenggarakan kembali dengan skala yang lebih besar. Ini menjadi awal kerja sama yang baik antara dunia usaha dan organisasi olahraga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab PTMSI Kudus, Heni Sandra Nurwati, mengatakan turnamen seperti ini selalu dinantikan para pecinta tenis meja karena menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Yang paling utama adalah mempererat kekeluargaan dan persaudaraan sesama pencinta tenis meja di Jawa Tengah. Selain itu olahraga ini juga menyehatkan dan menjadi sarana pembinaan atlet dari berbagai kelompok usia,” katanya.

Menurut Heni, kejuaraan tersebut juga menjadi momentum penting dalam menjaring bibit-bibit atlet yang nantinya dapat berkembang hingga tingkat nasional.

Ia berharap Mubarokfood dapat terus berkolaborasi dengan PTMSI Kudus sehingga turnamen ini menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus mengangkat nama Kudus sebagai salah satu daerah dengan tradisi tenis meja yang kuat.

“Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari komunitas hingga kelompok usia dini, pemula, junior, senior, sampai veteran. Dari sinilah nantinya akan lahir atlet-atlet yang bisa membawa nama Kudus, Jawa Tengah, bahkan Indonesia,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Suharjanto Purhartono dari Dekom 88 Bank Jateng sekaligus PTM Adelan 88 Semarang, mengaku senang dapat kembali mengikuti turnamen yang digelar Mubarokfood.

Ia menilai kejuaraan tersebut memiliki atmosfer yang baik karena diikuti peserta dari berbagai daerah dan menjadi ajang silaturahmi antarpemain.

“Menurut saya Mubarokfood perlu lebih sering mengadakan turnamen seperti ini. Selain pesertanya banyak, ajang ini juga sangat bagus untuk meningkatkan jam terbang atlet dan mempererat hubungan antarpemain,” katanya.

Meski demikian, Suharjanto memberikan masukan terkait lokasi pertandingan. Menurutnya, arena tenis meja idealnya memiliki sirkulasi udara yang tidak terlalu banyak agar tidak memengaruhi jalannya pertandingan.

“Kalau target tentu ingin menjadi juara. Saya masuk unggulan kedua, jadi semoga bisa memberikan hasil terbaik,” pungkasnya. (AS/YM)


Post Views: 65

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *