Kudus, Liputan7.Net – Aksi sekelompok pemuda diduga gangster yang membawa senjata tajam berukuran panjang menggegerkan warga sebuah perumahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Video keberadaan kelompok tersebut viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) dini hari.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pemuda memasuki kawasan perumahan sambil membawa senjata tajam panjang yang diduga digunakan untuk melakukan intimidasi.
Kapolsek Bae, Iptu Madiyono membenarkan adanya laporan masyarakat terkait kelompok remaja yang meresahkan warga di kawasan perumahan tersebut.
“Benar, anggota Polsek Bae menerima aduan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang meresahkan warga. Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” kata Iptu Madiyono, Senin (11/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian bermula saat sejumlah remaja sedang berkumpul di area perumahan.
Tidak lama kemudian datang kelompok lain yang diduga melakukan provokasi hingga situasi sempat memanas.
Warga yang mengetahui adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam langsung melapor ke kepolisian karena khawatir terjadi bentrokan maupun aksi kriminal.
Namun sebelum bentrok pecah, kelompok tersebut membubarkan diri setelah polisi menerima laporan dari warga dan menuju lokasi kejadian.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk identifikasi melalui CCTV dan keterangan para saksi. Kami juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kudus untuk memburu kelompok yang membawa senjata tajam tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kudus Kompol Eko Pujiyono meminta masyarakat tidak terpancing dengan video viral yang beredar di media sosial dan tetap menjaga situasi kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi video yang beredar. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Polres Kudus bersama polsek jajaran kini meningkatkan patroli malam hingga dini hari di sejumlah titik rawan guna mencegah aksi gangster, konvoi liar, maupun tawuran remaja yang meresahkan masyarakat. (YM/YM)
Post Views: 31
