0 4 min 2 mths

KUDUS, Liputan7.Net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus melakukan pelebaran sekaligus peninggian ruas Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing, Kecamatan Jati. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi kondisi jalan yang masih sempit sekaligus mengurangi dampak genangan yang kerap terjadi ketika hujan turun.

Ruas jalan yang ditangani berada dari Jembatan Kenceng ke arah utara dengan panjang pekerjaan sekitar 200 meter. Selain diperlebar, badan jalan juga akan ditingkatkan elevasinya agar lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kudus, Supriyadi, menjelaskan proyek tersebut menggunakan konstruksi rigid beton dengan lebar enam meter. Pengerjaan dilakukan pada ruas yang sebelumnya memiliki lebar jalan sekitar empat meter.

“Pekerjaannya peninggian opertan. Nanti di atas opertan itu kita overlay menggunakan beton FS45, FS41. Panjangnya sekitar 200 meter dengan lebar rigid beton enam meter,” ujar Supriyadi saat ditemui Kamis (20/8/2026).

Menurut Supriyadi, pelebaran jalan pada beberapa bagian dilakukan dengan menambah sekitar satu hingga 1,5 meter. Setelah proyek selesai, lebar ruas jalan ditargetkan mencapai kurang lebih enam meter sehingga kendaraan dapat berpapasan dengan lebih leluasa.

Peninggian badan jalan juga dibuat menyesuaikan kondisi kontur di lapangan. Pada titik tertentu, permukaan jalan akan dinaikkan hampir satu meter dari kondisi sebelumnya, kemudian dibuat menurun secara bertahap agar peralihan elevasinya tetap nyaman bagi pengguna jalan.

“Ketinggiannya variatif. Kalau di sana kurang lebih hampir satu meter. Dari ujung sana sampai ke sini nanti sepanjang 200 meter turun perlahan,” jelasnya.

Untuk mendukung kekuatan konstruksi, rigid beton yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 20 sentimeter dan dilengkapi tulangan tunggal. Sebelum pengecoran dilakukan, lapisan pondasi bawah (LPB) dan lapisan pondasi agregat (LPA) terlebih dahulu disiapkan sebagai dasar konstruksi.

Supriyadi menyebut peninggian jalan menjadi salah satu solusi untuk menghadapi kondisi ruas yang relatif rendah. Ketika terjadi hujan deras, bagian jalan tersebut berpotensi mengalami genangan sehingga elevasi jalan perlu disesuaikan agar aktivitas kendaraan tidak terganggu.

“Pertama mungkin kaitan ada anggaran juga. Kedua, kenyamanan dalam berlalu lintas karena kurang nyaman, terlalu rendah. Jadi ini kita buat perlahan atau sehalus mungkin,” katanya.

Lebar jalan yang sebelumnya hanya sekitar empat meter juga menjadi pertimbangan lain dalam proyek tersebut. Kondisi itu kerap menyulitkan kendaraan roda empat ketika harus berpapasan, bahkan beberapa kendaraan terpaksa keluar dari badan jalan.

“Karena hanya empat meter, apalagi kalau pas kita papasan antar kendaraan, banyak yang terjadi roda empat keluar dari jalan ke selokan,” ungkapnya.

Selain peningkatan badan jalan, proyek ini turut mencakup pekerjaan talut pada sejumlah titik. Total talut yang ditangani diperkirakan mencapai sekitar 300 meter, dengan penanganan disesuaikan kondisi masing-masing sisi jalan.

Supriyadi mengatakan tidak seluruh bagian ruas membutuhkan perlakuan yang sama. Sebagian titik sudah memiliki talut sehingga pekerjaan difokuskan pada bagian yang membutuhkan penguatan, sedangkan lokasi lainnya akan mendapatkan penanganan talut baru.

Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp3,9 miliar yang bersumber dari dana cukai. Pekerjaan secara kontraktual dimulai pada 16 Juli 2026 dan pengerjaan fisik telah berjalan sejak awal Agustus.

Dengan masa kontrak selama empat bulan, pekerjaan ditargetkan selesai pada November 2026. PUPR Kudus berharap setelah peningkatan selesai, kondisi jalan menjadi lebih lebar, kokoh, dan memiliki elevasi yang lebih aman.

“Kontrak kita empat bulan. Pengerjaan dimulai awal Agustus kemarin, berarti sampai November,” pungkas Supriyadi.

Peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus memberikan rasa aman bagi pengendara. Jalan yang lebih lebar dan tidak mudah tergenang juga diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat di sekitar Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing. (AS/YM)


Post Views: 62

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *