0 3 min 3 mths

REGIONAL, ISKNEWS.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kondisi aman. Untuk menjaga ketersediaan pasokan di seluruh wilayah, perusahaan juga memperkuat pengawasan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) agar distribusi tetap berjalan lancar.

Pertamina mencatat ketahanan stok BBM di wilayah Jawa Tengah dan DIY berada pada level yang memadai. Stok BBM jenis gasoline mencapai sekitar 12,5 kali lipat dari konsumsi harian normal, sedangkan gasoil mencapai 14 kali lipat konsumsi harian. Sementara itu, stok Pertalite tersedia hingga setara 11,5 kali konsumsi harian normal dan Biosolar mencapai 13,5 kali lipat konsumsi harian, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Meski di sejumlah SPBU sempat terjadi antrean kendaraan untuk pengisian Biosolar, Pertamina menegaskan kondisi tersebut masih terkendali dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Perusahaan memastikan tidak terjadi kelangkaan Biosolar di wilayah Jawa Tengah maupun DIY.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina memperkuat pemantauan stok BBM di seluruh SPBU melalui sistem digital yang bekerja secara real-time. Melalui sistem tersebut, setiap penurunan stok hingga level kritis dapat segera terdeteksi sehingga pasokan tambahan langsung dikirim dari terminal BBM terdekat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal tanpa kendala pasokan.

Selain menjaga distribusi energi, Pertamina juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU. Sejumlah petugas marshaling disiagakan untuk membantu mengatur antrean kendaraan, sementara konsumen juga dapat menikmati fasilitas tambahan seperti air minum dalam kemasan. Berbagai kemudahan lain turut disediakan melalui aplikasi MyPertamina, mulai dari program Extra Point, promo bersama sejumlah merchant, hingga fitur pencarian lokasi SPBU terdekat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta berbagai pemangku kepentingan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi berlangsung tepat sasaran.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Apabila menemukan dugaan penyalahgunaan dalam penyaluran BBM, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Melalui penguatan pengawasan, sistem distribusi yang terintegrasi, dan peningkatan layanan kepada konsumen, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran pasokan energi di Jawa Tengah dan DIY sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. (AS/YM)


Post Views: 52

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *