KUDUS, Liputan7.Net – Aktivitas di Kolam Renang Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, untuk sementara harus berhenti. Fasilitas olahraga yang selama ini menjadi tempat rekreasi masyarakat hingga arena latihan atlet tersebut tengah menjalani rehabilitasi dengan anggaran hampir Rp400 juta dari APBD Kabupaten Kudus.
Pemerintah Kabupaten Kudus mengalokasikan anggaran sebesar Rp396.282.164 untuk membenahi sejumlah bagian di area kolam renang tersebut. Pekerjaan utama difokuskan pada perbaikan atap yang berada tepat di atas kolam renang.
Kabid Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widhoro Heriyanto, mengatakan kondisi sejumlah bagian atap memang membutuhkan penanganan karena sudah mengalami kerusakan.
“Pekerjaan mayor itu di atap di atas kolam renang. Harus diperbaiki, beberapa sudah rusak. Pekerjaan utamanya memang di atap,” kata Widhoro.
Tak hanya atap, rehabilitasi juga mencakup penggantian keramik lantai di bagian luar kolam serta pembenahan instalasi. Salah satu perubahan yang dilakukan adalah memindahkan posisi mesin instalasi yang sebelumnya berada di bagian bawah ke lokasi yang lebih aman.
“Selama ini mesin ada di bawah, otomatis banyak air yang masuk jadi kita naikkan ke atas,” jelasnya.
Selama ini, Kolam Renang Wergu Wetan menjadi salah satu fasilitas olahraga yang cukup aktif digunakan. Selain dibuka untuk masyarakat umum, tempat tersebut juga menjadi lokasi latihan atlet dan pelajar yang tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan.
Menurut Widhoro, saat pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun agenda olahraga lainnya, kolam tersebut kerap dimanfaatkan sebagai tempat pembinaan dan latihan. Bahkan sejumlah sekolah menggunakan fasilitas itu untuk mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan tingkat Jawa Tengah hingga nasional.
“Biasanya beberapa sekolah juga dalam persiapan kejuaraan-kejuaraan renang tingkat Provinsi Jawa Tengah atau nasional, latihannya di situ,” ujarnya.
Berdasarkan data proyek, pekerjaan bernama Rehabilitasi Area Kolam Renang Wergu Wetan Kudus itu memiliki masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Pekerjaan dimulai pada 29 Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada 28 September 2026.
Proyek dengan Nomor SPK 000.3.2/2035.3/2026 tersebut dikerjakan oleh CV Disya Utama Karya. Selama proses rehabilitasi berlangsung, area kolam renang ditutup sementara demi keamanan dan kelancaran pekerjaan.
Widhoro menambahkan, pembenahan fisik bukan satu-satunya persoalan yang menjadi perhatian pemerintah. Biaya pemeliharaan kolam renang yang cukup besar dan harus dilakukan secara rutin juga akan menjadi bahan evaluasi pengelolaan fasilitas tersebut ke depan.
“Perubahan yang diharapkan sebetulnya ini terkait dengan pemeliharaan itu kan sangat besar. Pemeliharaan di kolam renang itu kan tiap harinya, tiap bulannya, sampai satu tahun. Kami mau dari pihak aset berkoordinasi dengan aset nanti seperti apa sejauh mana untuk ke depannya,” tandasnya.
Ia menyebut koordinasi juga akan dilakukan terkait pengelolaan sejumlah aset fasilitas umum lainnya, termasuk gedung-gedung dan Balai Jagong. Sementara untuk proyek rehabilitasi Kolam Renang Wergu Wetan, Widhoro menjelaskan pekerjaan senilai di bawah Rp500 juta tersebut dilakukan melalui mekanisme pengadaan langsung Disdikpora Kudus tanpa melalui proses lelang. (YM/YM)
Post Views: 23
